KABUPATEN CIREBON.- Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk – Cisanggarung (BBWSCimanCis) dinilai lamban dalam menangani persoalan banjir di wilayah kabupaten Cirebon dan penilaian ini dilontarkan oleh anggota Komisi V DPR RI, Drs. Yoseph Umarhadi, M.Si, MA.

Apa yang dilontarkan oleh Yosep ini saat Ia melakukan walk through (Survei) terkait banjir diwilayah Lemahabang , kabupaten Cirebon pada Minggu (28/01/2018) kemarin.
Ia marah kepada perwakilan kantor BBWS CimanCis karena sudah dua kali dilakukan walk through (survey) terkait banjir di wilayah lemahabang, namun belum juga ditangani.

“Saya meminta kepada BBWS untuk tolong segera turun ke lapangan melakukan Survei, melakukan penyusuran dan penyisiran, survey dari atas sampai ke bawah,” pungkas Yoseph.

“Terus terang saya malu, karena saya datang kedua kalinya belum ada kegiatan apa-apa,” cetus Politisi PDI Perjuangan itu didampingi Kuwu Tuk dan Lewidingding kecamatan Lemahabang kabupaten Cirebon.

Lebih lanjut, Yoseph menghimbau kepada kepala kantor BBWS CimanCis agar segera mengeksekusi penanganan masalah banjir di wilayah tersebut. Normalisasi sungai, kata Ia, adalah sebuah keharusan agar banjir tidak terjadi lagi.

“Ancaman banjir masih akan terus berlangsung sampai akhir maret dan itu tiap tahun,” paparnya.

“Kenapa kemarin tidak segera diusulkan?” tanya Yoseph kepada Indra, perwakilan BBWS yang saat itu hadir meninjau bersama.

Yoseph menjelaskan bahwa banjir terjadi disebabkan adanya penyempitan sungai dan pendangkalan.

“Pendangkalan ini harus dikeruk dan penyempitan sungai harus dibuka, kalau tidak maka bagian atasnya akan teriak-teriak. Tiap tahun, tiap hari selalu ada kiriman. Kalau kiriman paket sembako sih tidak jadi masalah, Ini lumpur!” tukasnya.

Dirinya melakukan Walk Through mulai dari dari hilir sampai ke hulu.

“Ini tanggung jawab BBWS, saya minta tahun depan sudah selesai,” pinta Yoseph di sekitar lokasi. Sebelumnya, dilakulan Walk Through juga di wilayah desa Japurabakti kecamatan Astanajapura di hari dan untuk masalah yang sama. (Kris)