MUARABUNGO,JAMBI -Kisruhnya terkait keberadaan stopel tambang batu bara PT.KBPC yang berada di KM 06 jalan lintas Sumatera arah bangko kabupaten bungo selalu menjadi topik hangat di beberapa kalangan.

Peringatan yang di layangakan oleh pemerintah kabupaten bungo melalui lisan dan tulisan terkait pemberhentian beroperasinya Stopel PT.KBPC yang disinyalir tidak mengantongi izin tersebut untuk segera dipindah lokasikan sudah terlaksanakan.

Terpantau dilapangan aktivitas stopel Batu bara PT.KBPC yang berada di km 06 jl.lintas sumatra arah bangko sudah satu tahun enam bulan lamanya tidak lagi beroperasi, aktivitas keluar masuk angkutan batu bara tidak lagi terlihat.

Untuk memastikan kebenaran tersebut, OPD terkait kadis Pltu dinas lingkungan hidup kabupaten bungo didampingi oleh humas PT.KBPC M.yongli mendatangi langsung lokasi stopel batu bara PT.KBPC.

Yongli selaku humas PT.KBPC saat dikonfirmasi mengatakan bahwa untuk mematuhi aturan pemerintah stopel batu bara yang berada di Pal 06 depan Lapangan MTQ lama sudah dipindahkan ke Desa Sijau berada 3 kilometer  dari jalan lintas Sumatera dan melewati jalan khusus akutan batu bara.

“,Sudah satu tahun lebih lama pindah ke sijau, Jagan asal bicara kalo tidak lihat ke lapangan, lokasi lama di jadikan tempat alat-alat dan mobil yang rusak,”ungakap yongli

Dinas Lingkungan hidup terkait yang Sudah melakukan cross check lapanganpun mendapati bahwa saat ini lokasi stopel lama dijadikan tempat alat-alat operasional yang rusak.

(Rena)