Yasser MK : PDAM Tirta Bhagasasi tidak profesional

0
525

BEKASI,- Pemerhati Lingkungan Hidup Kaukus Bekasi Raya, Yasser MK, menilai PDAM Tirta Bhagasasi tidak profesional memberikan pelayanan penyediaan air minum.

Menurut Yasser, hal ini membuka celah untuk pengusaha swasta dalam memberikan pelayanan air bersih dan memberatkan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Ada beberapa laporan yang kami dapatkan dari beberapa warga di Cikarang Selatan seperti, di Perumahan Asri Pratama, Desa Sukadami, Kecamatan Serang Baru, yang ingin memasang air PAM harus merogoh kantong sebesar Rp3 juta untuk pemasangan baru,” kata Yasser dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Selasa (23/10/2018).

Ia mengatakan, saat warga mengurus dan melunasi administrasi sebesar Rp 3 juta hingga sekarang belum juga dipasang.

“Anehnya, warga harus membayar Rp 3 juta, tapi sampai satu tahun lebih sebagian besar warga dari 430 pemasangan baru hanya 170 unit yang sudah di pasang. 260 unit pelanggan sampai sekarang menunggu, bahkan sudah tahunan belum juga di pasang,” terangnya.

Menurut Yasser, permasalahan ini jelas mengangkangi UU Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

“Ini permasalahan yang serius, saya akan melaporkan permasalahan ini kepada Kementrian BUMD, Perpamsi, BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional) juga BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen),” ungkapnya.

Yasser yang menilai persoalan serius ini juga berencana akan mengkoordinasikannya ke Kementrian terkait.

“Kita minta Kementerian BUMD, Perpamsi dan instansi terkait mengawasi dan mengawal prosesi pelayanan terhadap pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi,” katanya. (Cep’s)