BerandaDaerahJawa BaratWujudkan Kebersamaan Komponen Bangsa, Korem 063/SGJ Gelar Komsos Kreatif

Wujudkan Kebersamaan Komponen Bangsa, Korem 063/SGJ Gelar Komsos Kreatif

KOTA CIREBON.- Wujudkan kebersamaan dan keeratan hubungan dengan seluruh komponen bangsa, khususnya pencinta seni di wilayah Kodim jajaran Korem 063/SGJ, dengan harapan, kecintaan kita terhadap budaya bangsa, karakter bangsa dan nasionalisme bangsa kita tetap terus tertanam dalam diri kita, sekaligus merupakan sarana untuk mencintai budaya bangsa sendiri dalam membentengi diri dari pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya luhur bangsa Indonesia.

 

Untuk itu, Korem 063/SGJ gelar Komsos Kreatif Lomba Tari Kreasi dan Melukis yang dilaksanakan di Aula Makorem 063/SGJ, Jl. Brigjen Dharsono By Pass, Kamis (30/8).
Komsos Kreatif ini memperebutkan piala Danrem cup yang diikuti oleh para juara tingkat Kodim Jajaran  dan untuk juara lomba tari perorangan adalah kodim 0619/Purwakarta, juara lomba tari kelompok adalah Kodim 0604/Karawang dan untuk juara lomba melukis adalah Kodim 0617/Majalengka.
Komandan Korem 063/SGJ Kolonel Arm Maryudi S.Sos melalui Kepala Seksi Teritorial Mayor Inf Martky Jaya Perangin Angin S.I.P. mengatakan, Tujuan diadakan kegiatan Komsos Sebagai generasi muda penerus bangsa, kita wajib bangga dan menjadi bagian untuk berperan dalam melestarikannya.
“Kita pernah mendengar beberapa tarian khas Indonesia seperti reog ponorogo pernah diklaim oleh negara tetangga, bila kita tidak lagi peduli dan melestarikan budaya ini, dikhawatirkan negara kita akan kehilangan adat tradisi, sehingga negara akan kehilangan karakter dan jiwanya, yang akhirnya rasa bangga dan kecintaan/nasionalisme kita akan hilang, ini akan menjadi sumber kehancuran negara yang kita cintai bersama.” Ungkapnya.
Mayor Inf Martky Jaya Perangin Angin S.I.P menambahkan Tarian adalah adat tradisi yang merupakan ciri khas bangsa Indonesia. Tarian yang telah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun ini, bukan hanya sekedar gerakan-gerakan indah, tetapi terkadang tarian ini merupakan gerakan-gerakan sebagai simbol, bahkan dapat menjadi media dakwah pada saat itu.
“Sebagai salah satu contoh adalah tari saman dari Aceh, dengan gerakan bersimpuh dan merebahkan badan merupakan lambang gerakan syukur atas karunia Tuhan,” ujarnya.
Untuk contoh lainnya, lanjut ia, tarian reog ponorogo melambangkan keberanian dan sifat satria yang dimiliki oleh bangsa kita, begitu juga tari topeng, tari serimpi dan tari-tari lainnya.
Demikian juga dengan seni lukis merupakan ungkapan jiwa yang dituangkan dalam bentuk lukisan memiliki sejarah yang sangat panjang. Hasil karya seni lukis cenderung menggambarkan situasi yang terjadi di eranya masing-masing. (Kris)
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments