Wow, Hacker Asal Cirebon Ditawari Kuliah di ITB Gratis

0
1335

INAPOS, KABUPATEN CIREBON- Dunia digital kini bukan milik beberapa negara maju saja, perkembangan teknologi merambah sendi sendi kehidupan masyarakat diseluruh penjuru muka bumi.

Setali tiga uang ada kebaikan juga ada kejahatan, kejahatan kini tidak hanya terjadi di dunia nyata, namun akibat pesatnya kemajuan teknologi tak jarang keahlian yang dimiliki dijadikan alat untuk coba coba, iseng hingga berbuat hal hal yang sifatnya merugikan pihak lain (kejahatan) di dunia virtual (maya) sepertihalnya pembajakan situs, perusakan secara sistematis pada target atau platform media online.

Salah seorang hacker asal Kabupaten Cirebon yang berhasil dilacak oleh Unit Cyber Crime Mabes Polri pada akhir tahun 2018 lalu, gara gara terlacak pada I.P. Address laptop yang dipergunakanu oleh Hacker berada di wilayah timur Cirebon.

Konon katanya sang hacker di periksa atau BAP yang didampingi pihak sekolah memaksa para penyidik menghabiskan waktu dari pagi hingga sore hari di salah satu ruangan sekolah untuk 5 orang penyidik dari Unit Cyber Crime yang di pimpin oleh seorang Perwira Menengah dengan pangkat selevel Kapolres.

Proses pemeriksaan atau BAP seperti umumnya kasus kejahatan biasa atau menggunakan alat biasa malainkan memakai alat super canggih milik Unit Cyber Crime Mabes Polri, saat dikonfirmasi kepada Manajemen Sekolah Menengah Pertama (SMP Negeri) terkenal di wilayah timur Cirebon, IM meminta pada Inapos.com agar mengikuti kode etik jurnalistik, karena kasus peretasan ribuan website yang dilakukan oleh salah seorang siswanya masih di bawah umur.

“Iya memang benar pihak sekolah kami pernah didatangi oleh pihak Unit Cyber Crime Mabes Polri tepatnya pada tanggal 3 Oktober tahun lalu, pada awalnya kami tidak menyangka ada siswa yang harus berurusan dengan pihak Mabes Polri, namun setelah dilakukan BAP dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore kami baru menyadari jika siswa kami itu merupakan seorang Hacker yang telah meretas atau membobol ribuan website “. Kata IM yang menjabat Waka Kesiswaan di Sekolah terkenal di wilayah timur Cirebon. Sabtu siang (30/3/2019)

Lebih lanjut, I’M mempersilahkan Inapos untuk melakukan wawancara langsung dengan siswa yang dimaksud, agar mendapatkan informasi lengkap dari yang bersangkutan.

“Tunggu ya , nanti kami panggilkan siswa kelas delapan yang jago program komputer itu, dia itu baru berusia 15 tahun jadi masih di bawah umur, makanya wajib lapor ke Bapas setiap tanggal 10 secara rutin setiap bulannya“. tutupnya. (Red)