WNA Ilegal di Karawang Bawa Buku Palu Arit

0
332

KARAWANG – Kepolisian Resort (Polres) Karawang dan Imigrasi Karawang berhasil menggerebek 8 orang asing (WNA), pada salah satu hotel di Karawang, Senin kemarin (17/9/2018).

Enam WNA dari delapan yang diamankan diantaranya Ilegal karena tidak bisa menunjukkan paspor , sedangkan dua WNA diantaranya bisa menunjukkan paspor.

Dari penggerebekan tepatnya di Hotel Amaris itu, petugas menemukan beberapa buku-buku berlambang palu arit.

“Penggerebekkan berawal dari laporan masyarakat, yang curiga adanya sejumlah orang asing, menginap di hotel tersebut. Kemudian kami menindaklanjuti. dan melakukan pengintaian, hingga penggerebekan,” ujar Kasat Intelkam Polres Karawang, AKP Rezky Kurniawan Syamsudin S.IP kepada media.

Dia menambahkan, sekitar pukul 21.00 WIB tim merapat ke lokasi dan mendapati mereka lalu mengamankannya. Ke enam orang WNA tersebut merupakan tenaga kerja asing proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan nama perusahaan PT. Sinohydro yang beralamat di Graha Persada 2 Lantai 7 Bekasi Selatan.

“Saat ini WNA itu dibawa ke Kantor Imigrasi Karawang untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.

Keterangan lain sulit didapat petugas dikarenakan kedelapan WNA asal China tersebut hanya bisa berbahasa Tiongkok dan kedelapan orang asing itu kemudian digelandang ke kantor Imigrasi Karawang.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada informasi tambahan dari pihak terkait. (Red)