Warga Bincang Dana BST Tidak Tepat Sasaran, Begini Kata Kadinsos Pemerintah Kota Pangkalpinang

0
69

Inapos.com, Pangkalpinang — Terkait dana Bantuan Sosial Tunai (BST), saat ini jadi perbincangan warga di setiap kelurahan, yang seperti mana bantuan tersebut di keluarkan kepada warga yang tidak wajib terima.

Hal tersebut di awali laporan beberapa warga, berita di himpun wartawan-red mengenai Bansos terdaftar nama tak wajib terima (salah sasaran)

Lanjut terkait hal tersebut di konfirmasi wartawan-red melalui Dinsos Kota Pangkalpinang Rika Komarina S.I.P di ruangannya Senin, ( 14/06/2021) mengenai Bantuan Sosial Tunai kepada warga kurang mampu.

Dikatakan Kadinsos, Rika Komarina, mengenai Bantuan Sosial Tunai yang di peroleh warga itu daftar melalui RT,RW, dan Kelurahan, Kecamatan, dan di masukan pengajuan Program Kemensos.

“Mengenai Bantuan Sosial Tunai kita juga sedikit kualahan, dikarenakan sempat juga beberapa warga yang hampiri kita disini. Untuk kita sendirikan hanya bisa menerima pendataan warga yang berhak terima yang di kelurahan, selaginya kita lakukan survei lapangan tuk membenarkan,” Ucap Rika

Lanjut dikatakan Kadinsos Kota Pangkalpinang, warga komplain dengan hal tersebut besar kemungkinan tidak bertanya kepada pihak kelurahan, sehingga daftar nama dari wajib terima tidak masuk.

“Ya mungkin mereka tidak tahu caranya untuk bisa terdaftar nama nya di program Online Kemensos, harus nya mereka harus lakukan dengan cara seperti berikut : Untuk mengecek penerima bantuan sosial baik yang telah disalurkan maupun yang masih dalam proses, dapat di akses melalui portal yang disebut New Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). New DTKS tersebut dapat diakses melalui aplikasi berbasis web di http://cekbansos.kemensos.go.id
Berikut cara cek penerima bansos BST, BPNT, dan PKH: Buka laman http://cekbansos.kemensos.go.id
Isi kolom Provinsi sesuai dengan KTP. Kemudian pilih Kabupaten atau Kota
Pilih Kecamatan.” Terangnya Kadinsos Kota Pangkalpinang

Lanjut dikatakan Rika, daftar nama yang ada didata Pemerintahan Kota Pangkalpinang sendiri terdaftar kurang lebih Empat Ribu,(4000) lebih KK.(Pardi)