Wapres JK Berikan Anugerah kepada 840 Pendonor Darah Sukarela

0
317

Usai menganugerahkan Satyalencana Kebaktian Sosial, Wakil Presiden  Jusuf Kalla sampaikan pernyataan  pers kepada awak media.(red)

 

JAKARTA, INAPOS – Pemerintah menganugerahkan Satyalencana Kebaktian Sosial bagi 840 bagi para donor darah sukarela (DDS) dari 23 provinsi yang telah mendonorkan darah sebanyak 100 kali.

Pada kesempatan tersebut Wakil Presiden  Jusuf Kalla  (Wapres JK) memasangkan cincin emas kepada perwakilan penerima penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial bagi para donor darah sukarela di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu,  (26/1/ 2019).

Hadir pada kesempatan tersebut Pelaksana harian Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Ginandjar Kartasasmita, dan Menteri Sosial Agus Gumiwang.

Kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pendonor yang sudah menyumbangkan darahnya lebih dari 100 kali secara sukarela.

Seperti dikutip dari laman situs PMI, diketahui pendonor dengan usia tertua berusia 75 tahun yaitu FX Sudaryanto dari DKI Jakarta, pendonor termuda berusia 40 tahun yaitu Nico Samuel dari Banten dan pendonor darah 100 kali termuda apheresis berusia 29 tahun yaitu Agung Satriyo.

Sementara pendonor terbanyak sebanyak 143 kali yaitu Syahroni berusia 61 tahun dari DKI Jakarta. Provinsi Jawa Timur mengirimkan pendonor darah 100 kali terbanyak yaitu sebanyak 353 orang.

Menurut data PMI, saat ini terdapat sekitar 6000 pendonor darah sukarela 100 kali yang tersebar di seluruh Indonesia. Sepanjang tahun 2018, PMI menargetkan jumlah donasi darah  sekitar 3,4 juta  kantong darah, yang setelah diproses menjadi  + 5,4 juta kantong komponen darah,hal ini  dapat memenuhi 95 % kebutuhan darah Nasional.

“Tahun ini (2019) akan lebih ditingkatkan lagi. Sekarang sudah ada + 5,4 juta kantong komponen darah, masih ada 5 persen yang donor darah keluarga. Selebihnya 95 persen dari PMI. Seharusnya kira-kira 6 jutaan lah,”kata Wapres Jusuf Kalla. (red)