Wali Kota : Jabatan Sekda Menentukan Keberhasilan Arah Pembangunan di Kota Cirebon

0
105

KOTA CIREBON.- Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis, SH., menuturkan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) memiliki tugas untuk membangun kembali arah pembangunan yang nyaris porak poranda akibat wabah Covid-19 di Kota Cirebon.

“Pj Sekda juga bertugas untuk secepatnya menjalankan uji kompetensi untuk mencari sekda definitif di Kota Cirebon,” tutur Aziz pada pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji Penjabat Sekda Kota Cirebon, Selasa (2/6/20).

Menurutnya posisi Sekda menurut Azis merupakan jabatan yang vital, karena sangat menentukan keberhasilan arah pembangunan di Kota Cirebon.

“Kami berterima kasih kepada pak gubernur yang telah menunjuk penjabat sekda untuk Kota Cirebon,” ujar Aziz.

Tugas Penjabat Sekda, sambung dia, tidaklah mudah. Terlebih di masa Covid-19 seperti saat ini. “Kita semua tahu, pembangunan yang kita harapkan menjadi berantakan gara-gara corona ini,” ungkap Azis.

Namun seiring dengan diberlakukannya normal baru, berbagai pembenahan bisa segera dialakukan. “Serpihannya bisa segera kita bangun kembali. Sehingga pembangunan di Kota Cirebon bisa berjalan,” terangnya.

Tidak hanya itu, penjabat sekda juga memiliki tugas untuk mendapatkan sekda definitif di Kota Cirebon. “Tugas ibu Nanin juga yaitu mempercepat terpilihnya sekda definitif untuk Pemda Kota Cirebon,” paparnya.

PJ sekda menurut Azis bisa menjalin komunikasi dengan Pemprov Jabar sehingga sekda definitif bisa segera didapatkan. Kepada seluruh pejabat yang ada di lingkungan Pemda Kota Cirebon, Azis juga meminta untuk bisa membantu tugas dari pj sekda.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Anwar yang sudah menjalankan tugas sebagai penjabat sekda selama hampir satu tahun ini,” katanya.

Sementara itu Pj Sekda Kota Cirebon, Dra. Nanin Hayani, M.Si., menjelaskan jika melihat dari keputusan gubernur Jabar, ia bertugas selama 3 bulan di Kota Cirebon.

“Tapi saya akan mempercepat dengan cara segera mendorong dilantiknya sekda definitif di Kota Cirebon,” ungkap Nanin. M

Nanin, karena sudah dilakukan 2 kali open bidding, maka pemilihan akan dilakukan dengan cara uji kompetensi. Nama-nama pejabat selanjutnya akan dikirimkan ke KASN dan setelah itu baru dilakukan uji kompetensi. (Kris)