Unswagati Resmi Ganti Nama Menjadi UGJ

0
577
KOTA CIREBON.- Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) secara resmi berganti nama menjadi UGJ. Perubahan nama tersebut digelar pada rangkaian Dies Natalis UGJ Ke- 58 di Auditorium UGJ, Jl. Pemuda, Kota Cirebon, Selasa (15/1) malam.

Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati Dadang Sukandar Kasidin mengatakan awal berdirinya Unswagati pada 16 Januari 1961, terik matahari Cirebon bertambah cerah dengan hadirnya sebuah lembaga pendidikan tinggi yang tentu saja kedepan akan berkontribusi nyata untuk membangun generasi berprestasi.
“Lembaga itu bernama Universitas Swadaya Gunung Jati yang selama hampir 58 tahun masyarakat menyebutnya dengan Unswagati, ujar Dadang.
Ia menambahkan, dalam perjalananya Universitas yang mengawali operasional kegiatannya ini disatu sekolah menengah atas yang terletak di jalan Cipto. Kini masyarakat dapat turut bangga dengan hadirnya 4 kampus megah yang dimiliki dan terletak di jalan strategis.
“Yaitu terletak di jalan pemuda, jalan perjuangan, jalan terusan pemuda dan jalan terusan bima, dengan 7 fakultas dan juga terdapat program pasca sarjana serta tidak kurang dari 12 ribu orang mahasiswa didalamnya,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Rektor UGJ Mukarto Siswoyo mengemukakan, ribuan mahasiswa ini tentu saja diimbangi dengan prestasi-prestasi membanggakan baik skala nasional maupun international diantaranya adalah menjuarai tingkat nasional galeri investasi, aktif menjalankan program pertukaran mahasiswa (student exchange) ke Ramanggala Krungthep Thailand dan ke university of poiters perancis serta masih banyak lagi prestasi lain yang tidak akan cukup untuk ditulis dalam satu lembar halaman karena tidak hanya mahasiswa yang berprestasi tetapi dosen, fakultas, universitas.
“Yayasan yang menaungi nya pun tak ketinggalan berprestasi gemilang, diantaranya fakultas hukum yang telah meraih Akreditasi A dari BanPT dengan diikuti oleh fakultas lain yang terakreditasi B, serta universitas yang mendapatkan akreditasi B BanPT, sertifikat ISO 9001:2015, peringkat 190 dan cluster 3 skala nasional kemenristekdikti, peringkat 177 webometrick serta peringkat 93 university rank, prestasi ini pun didukung penuh oleh yayasan pendidikan swadaya gunung jati dibawah kepemimpinan Dadang Sukandar Kasidin,” tutur Mukarto.
Ia mejelaskan, Dengan berbagai prestasi gemilang yang diraih dan diimbangi dengan peningkatan sarana prasarana, kualitas akademik dan profesionalisme, tentu saja kepercayaan masyarakat semakin bertambah.
“Ini ditunjukkan dengan sebanyak kurang lebih 3900 orang berbondong-bondong mendaftar sebagai calon mahasiswa baru pada tahun akademik 2018/2019 dengan penerimaan sebanyak 2575 setelah melalui tahap seleksi,” jelasnya.
Mukarto menambahkan, rangkaian Dies natalis kali ini, Universitas Swadaya Gunung Jati yang pada tanggal 16 Januari 2019 memasuki usia 58 Tahun memberikan apresiasi kepada sivitas dengan memberangkatkan umroh bagi dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa serta bagi mitra sekolah melalui guru bimbingan konseling sebanyak 9 orang, serta diberikannya lencana emas dan piagam penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang telah mengabdi selama lebih dari 30tahun sebanyak 36 orang.
“Kami atas nama Sivitas Akademika Universitas Swadaya Gunung Jati mengucapkan  selamat dies natalis ke 58 dan  mengucapkan selamat atas raihan akreditasi A bagi fakultas hukum, semakin jaya semakin berkibar untuk fakultas universitas dan yayasan,” pungkasnya.
Sementara itu, Walikota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis SH mengajak kalangan akademisi atau lulusan Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) untuk turut serta dalam pembangunan di Kota Cirebon.
“Pemda Kota Cirebon siap memberdayakan kalangan akademisi dari Unswagati untuk kajian-kajian pembangunan di Kota Cirebon,” katanya.
Azis menuturkan partisipasi kalangan akademisi sangat dibutuhkan dalam upaya pembangunan di Kota Cirebon dengan visi Sehati yang ingin mewujudkan Kota Cirebon sebagai kota kreatif berbasis budaya dan sejarah.
“Unswagati merupakan Kampus terbesar dan tertua di Kota Cirebon, tentu kontribusinya sangat kami harapkan,” tuturnya.
Azis mengungkapkan Pemda Kota Cirebon juga siap mendorong Unswagati dalam hal perluasan areal kampus atau support lain seperti mempromosikan kampus agar lebih dikenal oleh khalayak luas.
“Kami juga menginginkan Unswagati lebih di kenal di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya,” (Kris)


Komentar Anda?