Ujung Dari Aksi Massa Yang Anarkis, PT SNS Di Jaga 146 Personil Brimob dan Sabhara Polda Babel

0
115

Inapost.com Lepar Pongok, Bangka Selatan –  Berujung dari Aksi anarkis masa yang mendatangi komplek perkebunan kelapa sawit milik PT Swarna Nusa Sentosa pada jumat, 3/3/2021 yang lalu di desa tanjung labuh kecamatan lepar Pongok kabupaten Bangka selatan provinsi kepulauan Bangka belitung berujung kisruh hingga adanya korban pemukulan terhadap karyawan PT SNS. Ironisnya diduga pemukulan tersebut di hadapan anak dan istri korban.

Menurut saksi mata aksi yang dilakukan oleh masyarakat tidak menggubris himbauan dari petugas keamanan yang saat menghimbau agar jangan bertindak semauanya karena semua ada aturan ujar petugas keamanan waktu itu semua himbauan tidak dihiraukan lagi secara membabi buta masa melakukan pelemparan di berbagai tempat yang memecahkan kaca hingga adanya pemukulan terhadap salah satu karyawan korban pun langsung diselamatkan, hingga saat ini Karyawan PT SNS yang berada di wilayah perkebunan merasa tidak nyaman dengan keselamatan jiwa mereka yang dikuatirkan adanya unjuk rasa susulan.

“Kanit Reskrim Polres Bangka Selatan Ipda Wiliam Situmorang seizin Kastresrim Polres Basel AKP Ghalih Widyo Nugroho membenarkan adanya  pemukulan disertai perusakan yang terjadi di PT SNS. Petugas kami pun cepat merespon kejadian tersebut dan melakukukan tindakan diawali memeriksa dan sudah di lakukan visum terhadap korban pemukulan dan juga kepolisian sudah memeriksa beberapa orang saksi untuk dapat dimintai keterangan.

Ipda Wiliam Situmorang, menyampaikan saat ini kepolisian lebih mengedepankan keamanan diwilayah PT SNS itu sendiri, dari pada penegakan hukum. Ia menjelaskan bahwa dalam arti kata aparat kepolisian berusaha untuk dapat memediasikan dan mencari titik temu persoalan yang ada sehingga terjadinya unjuk rasa ini, hingga saat ini pengamanan di tingkatkan sebanyak 146 poronil dari anggota brimob dan Sabhara, ujarnya 7/3/2021.(M)