BENGKAYANG – Belasan motor air dari nelayan tradisional pukat udang pesisir Sungai Soga Desa Karimunting. Kec.Sungai Raya Kepulauan Kab.Bengkayang-Kalbar datangi Tongkang pengangkut batu bara yang terdampar di kordinant 1.7 Mil dari bibir pantai dengan kedalaman labuh tongkang 4 meter di perairan Desa Karimunting.
Senin (22/11/2021).

Pantauan inapos.Tongkang bermuatan batu bara tersebut di Posisi: 0.44.162 N – 198.50.834 E.Keadaan tongkang masih miring.
Lambungkiri belakang tongkang masuk air.

Kedatangan nelayan hanya untuk mempertanyakan keberadaan tongkang  bermuatan batu bara yang kandas sudah beberapa hari ini.

Yusyanto salah seorang Nelayan sungai suga,mewakili nelayan mempertanyakan pada Aan Nahkoda Kapal Tongkang TB.APN 88/B6.APN 168.

Tanya Yusyanto: Kenapa tongkang pengakut batu bara ditarik dan ditempatkan di zona  tangkapan nelayan tradisional pukat udang sungai soga.

Jawab Aan:sebenar nya tongkang berada disini,ada arahkan dari pihak terkait.Jika tongkang masih ditempat yang dalam,tongkang akan tenggelam.Maka dari itu tongkang di carikan perairan yang dangkal.

Sejauh ini kami nelayang tradisional sungai soga sangat terganggu dengan keberadaan tongkang bermutan batu bara di perairan kecamatan sungai raya kepulauan.Kejadian tumpah nya batu bara sudah dua kali  diperairan Kecamatan Sungai Raya Kepulauan.Kami pun sudah meminta pada Kepada desa untuk dimediasikan kepihak PLTU namun sampai kini tidak ada kabar nya”nelayan tradisional sungai soga sangat dirugikan dari tumpah nya batu bara tentunya, berpengaruh dari hasil tangkap kami,”jelas nya

Laut matapencarian kami.Kalau laut tercemar  kemana lagi kami mencari untuk kebutuhan hidup. Sedangkan kebutuhan hidup kami sangat besar,anak kami perlu sekolah dan jangan cemari laut kami,”ibuh nya

Kami nelayan tradisional sungai soga meminta Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang untuk cepat membatu nasib kami dikernakan tongkang batu bara dikandaskan di perairan tangkap kami,”dengan ada nya tokang tersebut sangat mengganggu aktifitas pukat kami,”tutur Yusyanto

Gakum Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan pada Sabtu(20/11/2021) turun dilokasi mengecek kandas nya tongkang batu bara.Saat inapos meminta keterangan Tim tesebut belum dapat memberi tanggapan.Kami tidak bisa memberi tanggapan nanti langsung saja ke pimpinan kami di Pontianak.(Yulizar)