Tujuh Tahun, Jalan Desa Sukareja di Acuhkan Pemda Brebes

0
1330

BREBES,- Masyarakat Desa Sukareja Kec. Banjarharja Kab. Brebes – Jawa Tengah mengeluhkan kepada pemerintah Kabupaten Brebes . Keluhan ini terkait masalah rusaknya jalan kabupaten yang persis melintas di depan kantor balai desa Sukareja.

Menurut keluhan masyarakat setempat yang disampaikan langsung oleh kepala Desa Sukareja , Bawon Saeful pada media ini. Sudah sekitar tujuh tahun belakangan ini jalan kabupaten yang melintas persis di depan desa nya hampir tidak pernah di urus oleh pemerintah kabupaten Brebes .

Bawon Saeful, Kepala desa Sukareja

Tambah Saeful, sebenarnya bukan hanya masyarakat Sukareja saja yang mengeluh tehadap kurang urus jalan kabupaten ini .

Dijelaskan rinci oleh Saeful , jalan kabupaten ini riil nya kurang lebih 8 km, dari desa Kobokan itu ( masuk desa Banjarharja Lor ) sampai desa cikakak , banjarharja hampir kondisi fisik jalan sepanjang 8 km kurang diperhatikan.

Kerusakan antara lain keadaan amblas dan berlubang parah , termasuk aspal yang banyak mengelupas.
Padahal menurut Saeful, jalan kabupaten ini sangat vital , karna menghubungkan wilayah kecamatan Kersana , wilayah kecamatan Banjarharja sampai ke kecamatan Losari Brebes .

Dengan kerusakan jalan kabupaten yang melintas desa Sukareja rusak itu banyak menimbulkan isu yang kurang baik bagi pemerintah dan masyarakat desa Sukareja sendiri .

Disangka masyarakatnya jalan kabupaten itu masuk jalan desa Sukareja , tapi kok kondisi tidak diurus oleh desa ? Kami harus selalu menjelaskan kepada masyarakat kalau jalan itu yang seharusnya mengurus dan memperbaiki adalah pemerintah kabupaten Brebes karna jalan itu termasuk jalan kabupaten , hal itu sering dijelaskan oleh Saeful kepada masyarakatnya untuk menepis isu negatif itu .

Dengan kerusakan jalan yang berlubang , becek , bergelombang serta aspal yang mengelupas , para pengguna kendaraan lain utama yang memakai roda empat terpaksa masuk jalan atau gang desa Sukareja .

Hingga berdampak jalan dan gang desa sendiri jadi ikut rusak , karna kendaraan yang masuk gang atau jalan desa itu kapasitas muatnya lebih berat lagi .

Dengan masalah jalan yang dihadapi desa itu kepala desa Saeful juga menanyakan peran musrembang yang selalu diadakan di tingkat kecamatan Banjarharja selama ini .

Menurutnya usulan dalam musrembang selalu diusulkan agar jalan kabupaten yang rusak melewati desa Sukareja itu di perhatikan kami mengusulkan setiap tahun .

Tetapi usulan sudah tujuh tahun tidak pernah diperhatikan . Jadi musrembang itu apa manfaatnya ? Tanya kepala desa Saeful , dengan nada heran kepada media ini .

Terhadap kerusakan jalan yang melewati persis depan balai desanya itu . Saeful pernah memperbaiki tahun 2016 dan tahun 2017 yang lalu.

Ketika itu pemerintah desa menjual aset milik desa berupa pohon mahoni dan pohon jati untuk memperbaiki jalan kabupaten itu . Perbaikan saat itu berupa pengerasan jalan agar tidak bergelombang , berlobang , dan becek .

“ Tetapi perbaikan jalan itu akan mengeluarkan anggaran yang tidak sendiri. Setelah itu desa tidak lagi mampu sehingga jalan kembali berlubang , bergelombang , dan becek lagi . “ ungkap kepala desa Bawon Saeful. ( Teguh ).