Tudingan Buku Nikah Fifi dan Ifan Palsu, Tidak Profesional

0
509

INAPOS, CIREBON,- Perseteruan Fifi Sophia dengan Ifan Effendi di Pengadilan Agama Sumber, Kabupaten Cirebon masih terus bergulir dan belum juga selesai.

Perseteruan karena Fifi menggugat cerai terhadap mantan suaminya, Ifan. Pihak Ifan yang diwakili oleh Razman Nasution S.H pada kesempatan usai persidangan pada Rabu (7/10/2020) kemarin menyampaikan bahwa Buku Nikah yang menjadi dasar menggugat Ifan adalah palsu.

Baca berita sebelumnya : Buku Nikah Diduga Palsu, Razman Nasution Minta Pengadilan Agama Sumber tak Lanjutkan 

Kepada Inapos, Kamis (8/10/2020) Pengacara Fifi, Yudia Alamsyah. S.H membantah pernyataan Razman tersebut. “Tudingan buku nikah tersebut palsu adalah omongan yang tidak profesional. Dia seorang Doktor melontarkan tudingan tersebut dasar hukumnya mana ?, hanya putusan pengadilan yang bisa menyatakan palsu,” jawab Yudia saat ditanyakan tanggapan pihak Fifi tudingan pengacara Ifan tersebut.

Ia melanjutkan, sebelum adanya putusan pengadilan yang menyatakan bahwa buku nikah tersebut palsu, tudingan tersebut bisa menimbulkan fitnah. “Bagaimana bisa dibilang palsu, lha wong pemeriksaan di Polda Jawa Barat (Jabar) masih berjalan dan belum masuk ke ranah pengadilan jadi palsunya dimana,?. Dan saya tegaskan bahwa buku nikah dan perkawinan Ifan dan Fifi secara hukum adalah sah. Secara hukum perkawinan tersebut sah karena pengadilan agama sudah mengkaji secara hukum dengan mengeluarkan putusan sela. Selain itu pula, dengan mengakui telah adanya pernikahan siri berarti jelas Fifi dan Ifan telah mejalankan pernikahan secara agama Islam. Kami pun memiliki bukti dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ” papar Yudia.

Ia menyampaikan pula bahwa putusan sela tersebut yang menjadi dasar adalah apa yang telah disampaikan oleh pihak tergugat dihadapan majelia hakim tentang tidak adanya pernikahan, buku nikah palsu dan KTP palsu terbantahkan.

“Secara profesi, Razman harus melakukan kroscek dulu lah. Jangan sampai ngebalik ke dia (Razman) sendiri, jangan koar-koar palsu padahal belum ada putusan inkrah pengadilan. Dia kan doktor dan pengacara terkenal,” tekan Yudia pula.

Yudia pun membantah keras bahwa pihaknya membawa-bawa LSM atau Ormas tertentu. “Razman telah memutar balikkan fakta dengan menyampaikan hal tersebut. Padahal dirinya sendiri yang melakukan itu dengan mendatangi salah satu Ormas sebelum menghadiri persidangan dan kita punya buktinya”, jawab pria ini saat ditanya betulkah tudingan Razman bahwa pihak Yudia membawa salah satu LSM dan Ormas.

Pengacara Fifi ini pun menyampaikan bahwa pada persidangan Rabu lalu tersebut, pihak Tergugat tidak hadir dalam persidangan hingga majelis hakim menunda sidang hingga dua minggu atau dilanjutkan hingga tanggal 21/10/2020 mendatang. “Hingga waktu sidang selesai, pihak Ifan atau Razman tidak hadir dan hakim memutuskan sidang kembali pada tanggal 21 Oktober mendatang. Tapi Razman meminta kepada majelis membuka sidang kembali setelah majelis hakim menutup sidang dan saya telah pula menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Sumber,” tutup Yudia. (Cep’s).