Tower XL di Surapandan, Diduga Langgar Aturan

0
550

KOTA CIREBON.- Keberadaan tower telekomunikasi (BTS) yang berada tepat dibelakang kantor Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon menuai polemik dimasyarakat. Khususnya warga Surapandan, RT 01/04 Argasunya. 

Hal tersebut pasalnya, tower telekomunikasi milik PT. Xl Axiata tbk diduga tidak berizin, dikarenakan tidak adanya izin dari warga untuk perpanjangan kontrak tersebut.
Berdasarkan dari informasi yang diterima dari warga sekitar berdirinya tower tersebut, kontrak tower tersebut dari tahun 2005 dan berakhir tahun 2015. Sedangkan sampai sekarang masih beroperasi tanpa adanya izin baru dari warga Surapandan.
Menurut ketua RT 01/04 Surapandan, pihak perusahaan pernah mendatangi untuk meminta izin perpanjangan kontrak dengan membawa data izin warga yang terdahulu.
” Saya sarankan untuk membawa data izin dari warga yang baru, dikarenakan sekarang sudah ada Perumahan Surapandan Garden yang tepat berada di depan tower tersebut. Namun sampai sekarang tidak ada yang datang dari perusahaan tersebut”, jelas Ketua RT tersebut beberapa waktu lalu.
Menurut warga Perumahan Surapandan Garden, Edi Susanto mengatakan bahwa pihaknya sangat dirugikan. “Kami sangat dirugikan dan tidak dihargai oleh perusahaan tersebut, sebab sampai sekarang tower tanpa izin tersebut masih beroperasi”, tegas Edi.
Lebih lanjut Edi mengatakan sudah menemui pihak Kelurahan Argasunya yang ingin memfasilitasi tetapi sampai sekarang tidak ada kabar beritanya.
“Bilamana ini berlarut larut tidak adanya kepastian terhadap masyarakat, ¬†maka kami warga surapandan akan mengadakan aksi menuntut tower yang tidak berizin untuk ditutup”.ujar ketua Forum Keadilan Anak Negeri (FKAN) tersebut.