JAKARTA,- Pemerintah Indonesia melalui Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini institusi kepolisian semakin menurunkan tingkat kepercayaan bukan malah memperbaiki seperti sloga Presisi.

Hal ini bukan tanpa alasan, dalam penanganan kasus Ferdi Sambo, pemerintah sempat dibuat banyak mengeluarkan pernyataan-pernyataan hoax dan tidak ada pernyataan maaf bahwa mereka.

Kini, Menteri Polhukam Mahfud MD menyatakan pada awalnya bahwa hacker Bjorka adalah warga Kabupaten Cirebon dan kemudian terjadi penangkapan terhadap pemuda asal Madiun MAH. Namun selang beberapa waktu, Bjorka mengeluarkan pernyataan melalui akun telegramnya bahwa dia perihatin atas penangkapan bocah asal Madiun yang komputer pun tidak punya.

Baca sebelumnya : Bjorka Sebut Dark Tracer Sediakan Layanan Palsu

Bjorka Sebut Dark Tracer Sediakan Layanan Palsu

Bagi penulis, dipenghujung masa jabatan Presiden Joko Widodo, bukan melakukan hal yang dapat meningkatkan kepercayaan terhadap pemerintah, namun justru membuat tingkat kepercayaan semakin menurun dan terlihat dalam melakukan sesuatu khususnya dalam hal penindakan bidang hukum terkesan asal-asal.

Penulis : Cecep Supradin [Pimred Media Online Inapos]