The Patra Bali Resort & Villas Tanam 251 Pohon Kelapa Dan Tanaman Langka

The Patra Bali Resort & Villas Tanam 251 Pohon Kelapa Dan Tanaman Langka
BALI,  INAPOS, – Sebuah Gerakan ‘one man one tree’ yaitu penanaman 1 pohon untuk setiap karyawan The Patra Bali Resort & Villas sebagai pertanda babak baru dimulainya penerapan konsep ‘Patra Green Globe Care’ di hotel seluas 11 hektar yang bersebelahan dengan Badara I Gusti Ngurah Rai, Badung, pada Selasa (27/11/2018).
Penanaman pohon langka ini secara simbolik dilakukan oleh PJ direktur Utama PT Patra Jasa, Hari T. Wibowo, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan,  Bendesa Adat Kuta, Kelian Adat dan Kelian Dinas Banjar Segara dengan diikuti segenap karyawan.
“Penanaman 251 pohon kelapa dan tanaman langka dalam rangka memperingati “Hari Menanam Pohon Indonesia” yang jatuh pada 28 November 2018 jelang digelarnya festive season Natal dan Tahun Baru 2019,” kata Suwardi, General Manager The Patra Bali Resort & Villas.
Adapun jenis tanaman yang ditanam adalah berbagai jenis pohon kelapa seperti Kelapa Bulan, Kelapa Hijau, Kelapa Genjah, Kelapa Sudamala serta berbagai pohon buah langka yang telah direkomendasikan oleh Dinas Kehutanan antara lain : Pohon Majegau, Pohon Badung, Pohon Mundeh, Pohon Gatep dan Pohon Sentul.
“Saat ini telah ada 1.168 pohon di area taman, dengan penanaman pohon hari ini sebanyak 251 pohon maka total menjadi 1.419 pohon,” terang Suwardi.
Menurutnya, Secara bertahap pihaknya sudah mulai menggunakan sedotan bambu (bamboo strawl) untuk layanan food and beverages, “Sebab kami menganggap disamping jarang tersentuh proses daur ulang, sedotan plastik kini mulai disadari sudah menjadi ancaman kelestarian lingkungan,” tambahnya.
Menurut sebuah sumber, walaupun sedotan plastik rata-rata panjangnya hanya sekitar 10 cm, namun perlu 500 tahun lamanya agar sampah plastik tersebut bisa terurai secara alami.
Selain itu, The Patra Bali Resort & Villas juga telah melakukan MOU dengan Bali Wise yaitu sebuah gerakan pemberdayaan perempuan dengan kegiatan daur ulang sabun bekas sisa pakai yang dikumpulkan dari berbagai hotel yang ada di Bali.
“Sebagai langkah awal kami menyerahkan 450 batang sabun sisa pakai untuk didaur ulang, dimana hasil ulangnya akan didistribusikan kembali ke hotel-hotel yang telah bekerjasama dengan Bali Wise sehingga diharapkan akan berkontribusi nyata terhadap pengurangan limbah dari sisa sabun bekas pakai,” pungkasnya.  (Hidayat)


Komentar Anda?