BENGKAYANG,- Terkait tumpah nya batu bara pada 13 November 2021 oleh Tongkang TB.APN 88/B6.APN 168 di perairan Konservasi Kabupaten Bengkayang masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan oleh pihak pihak yang bertanggung jawab.

Dalam kesempatan ini, dua puluh sembilan(29)orang nelayan pukat tradisional Dusun Sungai Soga, datangi Kantor Desa Karimunting Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten BengkayangRabu
(22/12/2021)

Kedatangan nelayan sunagi soga di terima langsung oleh Iskandar selaku Kepala Desa Karimunting  dan diadakan mediasi di Aula Kantor Desa Karimunting untuk  membahas persoalan yang di alami nelayan pukat tradisional sungai suga,terkait tumpahnya batu bara di perairan tangkap desa karimunting yang terjadi beberapa waktu lalu.

Mediasi nelayan pukat tradisional bersama Kades berlangsung dengan lancar, mendengar penjelasan Kades tersebut.

Mewakili nelayan pukat tradisional sungai soga. Misno mengatakan, kedatangan nelayan untuk mempertanyakan kelanjutan permohonan kami dari nelayan  pada PLTU 1 Kalbar,” sampai saat ini permohonan kami belum ada kabarnya,apakah diterima oleh PLTU 1 Kalbar atau ditolak ,”jelas nya pada inapos.com.

“Kesempatan ini kami dari nelayan juga meminta penjelasan hasil pertemuan Kades bersama Dinas DKP Provinsi Kalbar beberapa waktu lalu,”sembari Misno katakan.

Harapan nelayan pukat tradisional sungai soga meminta pada pihak terkait. agar dapat menyelesaikan persoalan tumpah nya batu bara di perairan kami beberpa waktu lalu yang belum ada titik terangnya,apalagi menyangkut kelangsungan hajad hidup nelayan pukat tradisional,”dengan tumpah nya batu bara diperairan kami hasil tangkapan kami sangat sangat mengurang,”tutur Misno.

Kades Desa Kariminting Iskandar menjelaskan bahwa, ia sudah menyampaikan keluhan nelayan pukat tradisional di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat,”artinya  pertemuan dengan provinsi soal keluhan nelayan sudah saya sampaikan,”jelas Iskandar

Iskandar juga berharap agar ada mediasi antara nelayan pukat tradisional, pengusaha Batu Bara dan menajement PLTU Kalbar 1,“saya berjanji akan didepan membawa para nelayan pukat tradisional dusun sungai soga untuk mediasi dengan Pengusaha Batu Bara dan Menejement Batu Bara Sore ini,”tutur Iskandar.(Yulizar)