BENGKAYANG, -Pantai Cemara  Batu Payung,RT.003 RW.003, Dusun Teluk Suak ,Desa Karimunting Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang-Kalbar  diduga sudah dicemari tumpahan batu bara.

Hasil Investigasi inapos.com ditemukan bongkahan batu bara dipantai cemara yang tidak jauh dari tambatan perahu nelayan pukat tradisional batu payung.Rabu(29/12/2021)

Merunut pada UU No. 37 Tahun 2014 tentang Konservasi Tanah dan Air, sangat jelas bertentangan
dengan tumpah nya batu bara di perairan Konservasi Kabupaten Bengkayang.

Info yang di peroleh inapos.com Nelayan Pukat Tradisional Batu Payung di Dusun Teluk Suak,Desa Karimunting ada tiga kelompok yaitu,Kelompok Nelayan Harapan Laut,Cemara Laut dan Cahaya Laut.

Aliong,Ketua Kelompok Nelayan Cahaya Laut RT.003 RW.003 Batu Payung saat diminta keterangan terkait tumpah nya batu bara mengatakan,”dengan tumpah nya batu bara sangat merugikan nelayan pukat tradisional batu payung,”jelas nya di pangkalan tambatan perahu batu payung.
Rabu(20/12/2021)

Sejauh ini menurut Aliong,ada  tumpahan batu bara di perairan Kecamatan Sungai Raya Kepulauan hasil tangkap nelayan pukat udang sangat berkurang,”biasanya perolehan hasil nelayan sekali melaut mendapat kan 4 sampai 5 Kg udang,”sebut nya

Terkait kurangnya hasil tangkap nelayan pukat tradisional kita berasumsi ada dugaan,sangat berpengaruh dengan tumpahnya batu bara pada 22 November 2021 di Posisi: 0.44.162 N / 109.50.834 E.di laut Konservasi Kabupaten Bengkayang

Oleh kernanya,  Bahe Achmad
Lembaga Lingkungan Bengkayang Pesisir(Lingkar) Meminta pada Pemda Bengkayang,Pemprov Kalbar dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk serius menyelesaikan persoalan tumpahnya batu bara di perairan Konservasi Kabupaten Bengkayang,”dalam waktu dekat ini kami dari Lingkar Bengkayang akan menyurati Presiden RI Joko Widodo terkait lingkungan ini,”ibuh Bahe

Melanjuti pemberitanya inapos.com ada 28 Desember 2021 terkait tumpah nya batu bara.Dengan cepat menyikapi persoalan tersebut,
Farman Sekretaris Komisi II DPRD Bengkayang turun  langsung melihat di lokasi tumpukan batu bara di Pantai
Cemara  Batu Payung.

Farman kesempatan ini mengatakan,terkait terdampar nya batu bara kami melihat ada kelalaian  pemasok batu bara pada PLTU I Kalbar di perairan konservasi Kabupaten Bengkayang,” sengan kelalian ini semua aspek tercemar dan pantai cemara batu payung menjadi sasaran bongkahan batu bara yang di bawa oleh alunan gelambang pasang,”tutur nya

Dalam hal ini kami dari Komisi II DPRD Bengkayang akan menyurati pihak pemasok batu bara PLTU I Kalbar  dan kami akan secepat nya menyurati pemasok batu bara ,”kita akan pertanyakan kenapa bisa terjadi tumpah nya batu bara,”tegas Farman(Legislator Parindo Bengkayang)

Dengan demikian. Pencemaran Lingkungan Hidup bagian penting
untuk dibicarakan,”agar kelangsungan hidup biota laut udang,ikan bisa di nikmati para nelayan kita,” pungkas Farman.(Yulizar)