INAPOS,BUNGO – Puluhan warga Kecamatan Tanah Tumbuh melakukan penghadangan terhadap mobil rombongan H. Mashuri (Hamas) Calon Bupati Bungo nomor urut 2 saat hendak menghadiri pesta pernikahan di daerah tersebut, Sabtu (21/11/2020), sekira pukul 15.00 Wib.

Hal itu dilakukan warga lantaran meragukan kesehatan Hamas pasca istrinya dinyatakan Positif terinfeksi Covid-19 yang saat ini tengah dirawat di Padang.

“Kami sudah ngomong baik-baik, dengan hormat, tapi mereka (rombongan Hamas-red) tetap bersikeras masuk wilayah Tanah Tumbuh,” kata Zulhafiz, mewakili warga.

Zulhafiz meminta agar aksi warga tidak dipolitisir. “Ini gak ada kaitannya dengan politik, ini murni inisiatif warga. Walaupun hasil tes Pak Hamas negatif, berita istri beliau masih baru-baru ini kami dengar, kami wanti-wanti takut ada warga yang tertular, karena kan Pak Hamas suaminya, sering kontak fisik,” terang Warga.

Penghadangan dilakukan warga di simpang Kampung Padang Bedaro setelah sebelumnya warga melakukan peringatan secara persuasif tidak jauh dari Kantor Camat Tanah Tumbuh.

Sempat terjadi adu mulut antara rombongan Hamas dengan masyarakat. Suasana semakin tegang saat Petugas melakukan pengamanan.

Masyarakat terpancing emosi saat mendengar tembakan peringatan keatas dari aparat dengan tujuan membubarkan massa.

“Masyarakat diacungkan pistol, makanya warga terpancing emosi. Mobil itu dipukul pakai tangan dan ditendang, bukan dipukul pake kayu dan dilempar batu,” jelasnya lagi

Hingga berita ini dimuat, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bungo, Safaruddin Matondang belum berhasil dihubungi. Nomor teleponnya berdering namun tidak di angkat. (R)