Tak Penuhi Syarat Jadi Saksi, Razman Minta PPA Polresta Cirebon Jangan Paksakan Kehendak

0
71

KAB CIREBON.- IE tolak pemanggilan Sat Reskrim melalui Unit PPA Polres Kota Cirebon sebagai saksi atas pelaporan Ketua KPAID Kabupaten Cirebon Fifi Sofiah.

Hal tersebut ditegaskan kuasa hukum IE Razman Arif Nasution melalui rilis yang diterima inapos.com, Kamis (8/4/21).

Razman menjelaskan penolakan kehadiran IE sebagai saksi di Polres Kota Cirebon di dasari KUHAP mengenai saksi pasal 1 ayat 26 yang tertulis saksi adalah orang yang menyaksikan yang melihat sendiri dan atau mengalami sendiri, serta putusan Mahkamah Agung nomor 65 Tahun 2010 tentang definisi saksi khususnya saksi yang tidak mengalami sendiri, tidak melihat sendiri dan tidak mengetahui sendiri.

“Nah berdasarkan cantuman di atas klien saya IE tidak memenuhi syarat sebagai saksi, karena itu klien kami menolak dijadikan saksi atas laporan Fifi terhadap klien kami IL,” tuturnya.

Razman menambahkan IE dapat menolak pemanggilan saksi, karena IE tidak melihat atau menyaksikan sendiri kejadian tersebut. Seharusnya, keterangan saksi dapat menerangkan peristiwa hukum.

“Bagaimana IE dapat memberikan kesaksian peristiwa hukum, IE saja tidak mengalami dan tidak mengetahui dan tidak melihat kejadian tersebut, ini seperti ada yang dipaksakan oleh Kanit PPA maupun Kasatreskrim Polres Kota Cirebon,” ujarnya.

Selain itu Razman juga mempertanyakan saksi yang di panggilan itu IE bin Rakim atau siapa.

“Kami mempertanyakan juga itu IE bin Rakim. Kalau IE bin Rakim berarti salah alamat, karena klien kami bin nya bukan Rakim, kami juga akan membuat laporan ke Irwasum, Karo Wassidik, Propam dan Paminal Mabes Polri jika ini di Paksakan,” pungkasnya. (Kris/rls)