Tak Hadiri Sidang, Razman Menduga Pihak Fifi Sudah Tak Ada Saksi Lagi

0
111

BANDUNG.- Tergugat Intervensi 2 bersama saksinya tidak menghadiri sidang lanjutan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung.

Agenda sidang hari Kamis, (11/2/2021) harusnya mendengarkan keterangan saksi dari tergugat intervensi 2 yakni kubu Fifi Sofiah.

Kuasa Hukum IL, Razman Arif Nasution menduga ketidak hadiran kuasa hukum Fifi Sofia lantaran tidak ada saksi yang mau memberikan keterangan di hadapan majelis hakim. Tergugat intervensi 2, beralasan ketidak hadirnya lantaran jalan amblas di Tol Cipali.

“Patut diduga mereka tidak datang karena sudah tidak ada saksi yang mau memberikan keterangan di hadapan majelis hakim. Kalau alasannya jalan amblas di tol Cipali, buktinya klien kami bisa sampai ke Bandung, rekan-rekan lainya dari Cirebon bisa sampai ke Bandung, kok kenapa mereka gak bisa, ini aneh,” kata Razman Kamis (11/2/2021).

Razman melanjutkan majelis hakim tetap memberikan kesempatan kepada tergugat intervensi 2, untuk menghadirkan saksi pada Kamis mendatang.

“Hari ini tidak hadir, tapi majelis hakim masih memberikan kesempatan pada Kamis depan untuk Fifi mendatangkan saksi,” lanjut Razman.

Masih kata Razman, pihaknya sudah mempunyai dokumen atau bukti bahwa Fifi sofiah pernah menikah dengan Warsono (Edi Suwarsono).

“Ini menjadi bukti konkret, kami mempunyai dokumen bahkan akte cerainya juga ada,” tegasnya.

Razman juga menyayangkan sikap Fifi yang membawa nama organisasi besar untuk melindungi dirinya. Sebagai bagian dari organisasi besar, seharusnya Fifi malu meminta perlindungan, karena sepak terjangnya salah.

“Harusnya Fifi malu minta perlindungan dari organisasi besar, karena saya sebagai salah satu pimpinan di organisasi tersebut. Kalau tindakannya benar pasti kami tampil, ini sudah salah minta perlindungan, jangan permalukan organisasi ini,” tegas Razman

Razman menyarankan, bila Fifi sudah tidak mempunyai saksi yang mau bersaksi untuk dirinya. Pihaknya, mempersilahkan agar untuk menemui pihaknya, dengan angkat bendera sehingga kasus ini selesai tidak dilanjutkan.

Namun, apabila Fifi masih melakukan perlawanan hukum, maka sebagai kuasa hukum, akan menuntaskan kasus dugaan rekayasa buku nikah sampai aktor intelektualnya terungkap dan dapat di proses secara hukum di Polda Jateng, Polda Jabar serta Polda Metro Jaya.

“Kami sarankan Fifi datang minta maaf dan angkat bendera, tidak lagi melakukan perlawanan hukum dan akan selesai kasus ini. Tapi kalau tetap melakukan perlawanan hukum kami akan lanjutkan sampai aktor intelektualnya terungkap. Ingat kasus ini juga sedang di proses di Polda Jateng, Polda Jabar dan Polda Metro Jaya,” pungkasnya.

Terpisah, Kuasa Hukum Tergugat Intervensi 2 Yudia Alamsyah saat di konfirmasi terkait ketidakhadirannya via WhatsApp belum memberikan jawaban. (Kris)