Tak Ada TPA, Sungai Songban Dijadikan Tong Sampah

0
188

BENGKAYANG.- Sampah merupakan masalah yang sangat serius, apalagi dalam membuang sampah sembarangan misalnya di saluran air, sungai dapat mengakibatkan pencemaran air, tersumbatnya saluran air sehingga menimbulkan banjir.

Potret tersebut terlihat di sungai duri tepatnya di belakang pasar Songban Desa Sungai Duri Kecamatan Sungai Raya banyaknya penumpukan sampah sehingga terlihat sangat kotor dan mengeluarkan bau tak sedap.

Nampak terlihat sampah plastik maupun sampah organik dan sampah kotoran potongan hewan yang menghiasi sungai duri.

Kepala Desa Sungai Duri, Reza Harlambang mengungkapkan, permasalahan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab kita bersama.

“Artinya, semua warga turut serta bahu-membahu menanggulangi sampah yang terlihat di sungai duri belakang pasar songban sangat kotor,” ungkapnya kepada inapos.com, Sabtu (20/2/21).

Ia menjelaskan, permasalahan utama kita adalah volume sampah yang semakin tinggi tidak dibarengi dengan peningkatan sistem persampahan yang ada.

“Pemerintah Desa Sungai Duri sejak tahun 2016 telah berupaya semaksimal mungkin dalam menangani sampah,” terang Reza.

Sebelumnya, lanjut Reza, pada Tahun 2017 pihaknya menganggarkan pengadaan tong sampah. Usulan dalam setiap musrembang mulai tahun 2016-2021 urutan 1 adalah pengadaan lahan TPA dan No.2 adalah pengadaan sarana prasarana sampah.

“Sampai saat ini sudah 5 tahun belum dapat diwujudkan, sehingga efeknya petugas yg ada dari dinas terkait hanya mampu menangani 15-20% dari keseluruhan sampah yg dihasilkan,” jelasnya.

Reza menjelaskan, akibat sampah yang tidak tertangani meluber ke berbagai sudut wilayah. Salah satunya di area pasar songban tepatnya di sepanjang aliran sungai songban.

Keberadaan pasar songban juga sedang kita upayakan untuk direlokasi di pasar rakyat Sumbawa¬† yg telah dibangun tidak jauh dari lokasi lama. “Sehingga akan mengurai kepadatan bangunan pasar songban yg berdiri di sepanjang bantaran sungai,” tururnya.

Namun keterlambatan pengoperasian dari pemerintah Daerah juga menjadi kendala sehingga pasar songban menjadi sangat padat dan imbasnya parit songban menjadi sasaran pembuangan sampah.

Reza Kades Sungai Duri berharap Pemda cepat mencarikan solusi terkait TPA sampah dan relokasi pasar songban agar sungai/parit songban bisa dikembalikan fungsinya sebagai jalur pengairan,” tandasnya.

Sementara itu, Ajiu mantan RT. 07 Dusun Dusun Siliwangi Desa Sungai Duri sangat menyayangkan sungai songban dijadikan tong sampah.

Menurut Ajiu, jika sungai songban dijadikan tong sampah, tentunya bisa sungai itu bisa tersumbat.

“Ini bisa mendatangkan penyakit bagi masyarakat di sekitarnya,” tegasnya. (Yulizar)