Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Cirebon, Fitrah Malik. Doc

KOTA CIREBON.- Para Ketua, Sekretaris dan Bendahara RW (KSB) se- Kota Cirebon akan mendapatkan jaminan kesejahteraan dengan didaftarkan sebagai BP Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2023 mendatang.

Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Cirebon Fitrah Malik mengungkapkan, bahwa penganggaran program BP Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan untu para KSB RW tersebut sudah diputuskan melalui Rapat Badan Anggaran dengan TAPD Kota Cirebon.

“Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Cirebon kepada pengurus KSB RW se Kota Cirebon. Sehingga mereka terlindungi jika terjadi resiko kecelakaan saat bekerja dan resiko kematian,” ungkap Fitrah, Rabu (23/11/22).

Ia menjelaskan bahwa program BP Jamsostek sangat besar manfaatnya. Dirinya pernah mengkoordinir seluruh KSB RW se-Kelurahan Panjunan dan sudah terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek sejak 3 Tahun yang lalu.

Ia menceritakan, pernah ada salah satu Ketua RW yang meninggal dunia karena sakit, kemudian dilakukan pengurusan berkas untuk mendapatkan Jaminan Kematian dari BP Jamsostek.

“Tidak lebih dari 14 hari Setelah berkas dinyatakan lengkap, santunan untuk ahli waris atau istrinya cair. Ahli waris mendapatkan santunan sebesar Rp.42 juta dan anaknya yang masih duduk di bangku SMA mendapatkan santunan atau beasiswa sebesar Rp.3 juta setiap tahun,” jelasnya.

“Nanti saat anaknya memasuki masa kuliah akan mendapat santunan atau beasiswa sebesar Rp.5 juta setiap tahun selama kuliah,” imbuhnya.

Politisi Partai Gerindra ini mengapresiasi Pemerintah Kota Cirebon yang sudah memperhatikan para Pengurus RW se-Kota Cirebon dengan program yang bermanfaat.

“Kami berharap ke depan jika keadaan ekonomi membaik dan pendapatan daerah sudah normal kembali, untuk para Pengurus RT pun bisa didaftarkan sebagai Peserta BP Jamsostek yang dibiayai oleh Pemerintah Kota Cirebon,” pungkasnya. (Kris)