Syachrial: Minat Ikuti Kompetisi Roket Air Terus Meningkat

0
149

INAPOS, JAKARTA- Ini dia, Peluncuran Roket Air Nasional dilakukan pada hari Minggu, 30 September 2018 di Lapangan Pusat Teknologi Roket LAPAN. Pembuatan roket air  dilakukan pada hari Sabtu, 29 September 2018 di PP-IPTEK Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Sebagai informasi, Pusat Peragaan IPTEK (PP-IPTEK) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kembali mengadakan Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) pada tanggal 29 – 30 September 2018.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kemenristekdikti Ari Hendarto Saleh membuka secara resmi Kompetisi Roket Air Nasional di Pusat Peragaan IPTEK (PP-IPTEK) TMII, pada hari Sabtu, 29 September 2018. Ari Hendarto mewakili Dirjen Penguatan Inovasi Jumain Appe yang berhalangan hadir.

Ari Hendarto dalam keterangan persnya mengatakan, inti kegiatan ini adalah untuk mengasah kreativitas peserta. Ari mengatakan bahwa dasar dari kreativitas itu adalah kemampuan memecahkan masalah, oleh karenanya peserta harus terbiasa berpikir “out of the box:”. Dengan mengikuti kompetisi ini generasi muda kedepannya bisa menghasilkan suatu inovasi produk yang bisa digunakan dan bermanfaat bagi Negara ini.

“ Dasar kreativitas adalah bermain, bermain tidak harus dengan menggunakan peralatan yang mahal, bermain sambil belajar dengan menggunakan alat seperti botol bekas saja bisa sampai ke luar negeri,” tutur Ari.

Selain itu Ari Hendarto juga memberikan motivasi dan semangat kepada peserta bahwa dengan kreativitas akan menghasilkan inovasi tanpa batas.

Ari berharap peserta dapat menanamkan nilai 4 (empat) C, yaitu ‘Critical Thinking’, ‘Collaboration’,’Communication’ dan ‘Creativity’.

Jumlah peserta KRAN 2018 sebanyak 123 siswa yang berasal dari berbagai kota di Indonesia yang sebelumnya telah menyelenggarakan Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) di masing-masing wilayah, yaitu wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Serang, Cilegon, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Jombang, Pontianak, Banjar Baru, Bandar Lampung, dan Palembang. KRAR di masing-masing wilayah diselenggarakan oleh ‘Science Center’ Daerah.

Para siswa yang berasal dari berbagai kota di Indonesia tengah membuat roket air di PP-IPTEK Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu (29 /9/ 2018). (Foto:Roni)

Pada kesempatan yang sama Kepala PPIPTEK Syachrial Annas dalam sambutannya menyampaikan bahwa Peserta yang masuk dalam kompetisi ini adalah 10 terbaik dari 17 kabupaten kota termasuk Jakarta.

“ Peserta kompetisi roket air di tiap regional setiap tahunnya selalu meningkat dan peserta sangat bersemangat sekali, sampai minta untuk penambahan kuota, karena tingginya minat peserta dari tahun ke tahun untuk mengikuti kompetisi ini,” jelas Syachrial.

Kompetisi roket air merupakan ajang adu kreativitas di bidang teknologi kedirgantaraan, dimana roket air digunakan sebagai salah satu medianya. Dalam kompetisi ini, peserta akan adu keterampilan dalam mendesain dan meluncurkan roket air berdasarkan zona sasaran yang sudah ditentukan mengacu pada aturan yang berlaku pada kompetisi tingkat internasional yang jaraknya dari titik luncur sepanjang 80 meter.

Kompetisi ini menjadi langkah akhir peserta menuju Kompetisi Roket Air Internasional pada ajang Asia Pacific Space Agency Forum (APRSAF) yang tahun ini diselenggarakan di Singapura pada tanggal 2 – 4 November 2018.(red)

 


Komentar Anda?