Sultan Sepuh XIV : Cirebon Kota Wali harus dijaga dari terorisme

0
217

INAPOS, KOTA CIREBON, – Tertangkapnya beberapa orang terduga teroris oleh Densus 88 Mabes Polri, membuat Pepimpin tertinggi keraton di Cirebon prihatin.Sultan Sepuh XIV, P.R.A. Arief Natadiningrat, S.E. dari Keraton Kasepuhan menyampaikan bahwa dirinya sangat sedih dengan apa yang terjadi.

“Saya prihatin dengan banyaknya terduga teroris di wilayah Cirebon yang tertangkap,” jelas Sultan kepada Inapos, Selasa (15/10/2019) ketika dimintai tanggapannya terhadap situasi Cirebon yang banyak tertangkapnya terduga teroris beberapa waktu lalu.

Sultan Arif menambahkan bahwa situasi saat ini akibat banyaknya pemahaman yang salah dalam bernegara dan berbangsa dan beragama sehingga terjerumus.

“Perlunya kepedulian semua pihak atas fenomena ini, terutama Pemerintah Daerah (Pemda) baik Kota maupun Kabupaten Cirebon. Harus dicari solusinya dan akar masalahnya. Marilah kita waspada kepada orang-orang yang menawarkan jihad dengan cara anarkis, teror dan membunuh.
Itu jelas ajaran sesat,” paparnya melalui pesan Whatsapp.

Di era Indonesia yang damai ini, menurut Sultan untuk berjiha dengan cara lain.

“Marilah kita jihad dengan Senyum, Silaturahmi, Sodaqoh, Zakat dan Gotong royong. Keraton selama ini selalu koordinasi dan konsolidasi dengan pihak terkait. Baik aparat, tokoh agama, tokoh masyarakat dll. Cirebon Kota Wali harus kita jaga dari terorisme dan anarkisme,” tutupnya. (Cep’s)