Sukseskan Acara Seremonial Pengukuhan Adat Rio Limbur, Aktifitas PETI Dihentikan Sementara

0
278

BUNGO.- Aksi Pemerintah Daerah Kabupaten Bungo tolak aktivitas PETI baru-baru ini tampaknya tidak begitu diindahkan sebagian pemangku kepentingan.

Pasalnya banyak masyarakat yang mengeluh karna air sungai keruh dan kotor akibat Penambangan Emas Tanpa Izin ( PETI). Parahnya sejumlah aktivitas Ilegal ini didukung oleh Pemangku kepentingan yang diduga mengambil keuntungan pribadi.

Salah satu warga Limbur secara gamblang menyebutkan, bahwa hari ini pihaknya dilarang untuk melakukan Dompeng atau robin di sungai Batang Tebo karna ada acara pengukuhan adat di Kecamatan Limbur Mengkuang.

” Kami hari ko dak boleh ngerobin atau dompeng, karno himbauan Camat melalui datuk Rio, Katonya Bupati lewat hari ko, ayek batang tebo harus Jernih,” Ungkap salah satu warga kepada sejumlah awak media.

Dikomfirmasi Camat Limbur Lubuk Mengkuang Zainudin mengungkapkan pengakuan yang bertolak belakang dengan fakta di lapangan, Camat mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas Dompeng dan robin yang beroperasi sampai saat ini.

“Mengenai PETI gunakan mesin robin saya juga tidak tau sejauh ini belum ada, kalau ada kami Pemerintah kecamatan sudah membuat aturan larangan dan kami minta pihak penegak hukum untuk Merealisasikannya,”Ungkapnya.

Sementara, Anggota DPRD Kabupaten Bungo Darmawan didampingi Yahya saat di singgung soal PETI, beliau membenarkan sampai saat ini masih banya aktifitas penambang emas menggunakan mesin robin yang di miliki pribadi dari masyarakat.

“Memang benar ayek masih keruh, karno sebagian masyarakat di hulu sungai cari emas pakai mesin Robin, tapi klo sudah jumlahnyo sampai puluhan tentu merusak dan mencemari air sungai,” Geram Darmawan.

(Rena)