Sudah Tersangka, Bupati Cirebon Tidak Mengakui Terima Suap

0
205

JAKARTA,- Selama 20 hari kedepan, Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra yang resmi ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap mutasi jabatan, proyek dan perijinan kini tidur di Rutan Cabang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Walau telah menggunakan rompi baru berwarna orange, bupati yang terpilih lagi pada periode kedua ini tetap saja membantah bahwa dia menerima suap senilai Rp. 100 juta. Bantahan ini disampaikan kepada wartawan saat menuju mobil tahanan, Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 00:09 WIB.

“Saya disangkakan menerima uang Rp 100 juta itu. Sampai sekarang saya belum pernah terima uang itu,” ucapnya saat hendak masuk mobil tahanan KPK.

Dia juga membantah adanya penerimaan terhadap dirinya yang diduga fee total senilai Rp 6,425 miliar yang tersimpan dalam rekening atas nama orang lain yang berada dalam penguasaan Bupati Cirebon. “Enggak ada itu. Tidak ada (Rekening senilai Rp 6,425 Miliar atas nama pihak lain namun dalam penguasaan Sunjaya),” imbuhnya.

Sementara, Sekretaris Dinas PUPR Pemkab Cirebon, Gatot Rachmanto juga resmi ditahan KPK. Gatot merupakan pemberi suap Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra.

Gatot keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (25/10) sekitar pukul 23.10 WIB mengenakan rompi tahanan warna oranye. Dia hanya tersenyum tanpa sepatah katapun, Gatot langsung berjalan menuju mobil tahanan. Penyuap ini juga tampak memakai tas ransel di bagian depan tubuhnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra dalam kasus dugaan suap terkait mutasi jabatan, proyek dan perizinan di Kabupaten Cirebon.

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan menetapkan 2 orang sebagai tersangka,” ungkap Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Kamis (25/10).

Tak hanya itu, sebut Alex lembaganya juga menetapkan Seketaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon, Gatot Rachmanto yang diduga sebagai pemberi suap sebagai tersangka.

Alex menduga Bupati Cirebon menerima hadiah atau janji terkait mutasi, rotasi dan promosi jabatan serta terkait proyek dan perizinan Pemkab Cirebon. Bahkan, diduga menerima fee total Rp 6,4 Miliar yang tersimpan dalam rekening atas nama orang lain yang berada dalam penguasaan Bupati Cirebon.(Net/Cep’s)


Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here