Soal Sanksi Ketua KPU Kabupaten Cirebon Oleh DKPP, Selly A Gantina : Saya Merasa Dirugikan

0
85

KOTA CIREBON.- Nama anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriyani Gantina disebut-sebut terlibat dalam perkara yang mengakibatkan Ketua KPU kabupaten Cirebon, Sopidi mendapat sanksi berupa teguran keras dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) setelah dinyatakan melakukan pelanggaran-pelanggaran kode etik.

Sanksi berupa teguran keras diterima Sopidi berawal setelah adanya aduan dari salah seorang warga Cirebon bernama Agus Amino ke DKPP. Hal tersebut pun terungkap setelah adanya surat putusan dari DKPP Nomor: 331-PKE-DKPP/XII/2019.

Dalam surat putusan tersebut DKPP menyatakan mengabulkan pengaduan pengadu untuk sebagian dan menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada teradu H. Sopidi selaku ketua merangkap Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cirebon sejak putusan ini dibacakan.

Kemudian, DKPP pun memerintahkan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 (tujuh) hari sejak dibacakan dan memerintahkan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia untuk mengawasi pelaksanaan Putusan ini.

Demikian diputuskan dalam Rapat Pleno oleh 6 (enam) anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum, yakni Muhammad selaku Plt. Ketua merangkap Anggota; Alfitra Salam, Teguh Prasetyo, Ida Budhiati, Rahmat Bagja dan Hasyim Asy’ari masing-masing sebagai Anggota, pada hari Kamis tanggal Enam bulan Februari tahun Dua Ribu Dua Puluh dan dibacakan dalam sidang kode etik terbuka untuk umum pada hari Rabu (4/3) oleh Muhammad, selaku Plt. Ketua merangkap Anggota; Teguh Prasetyo, dan Ida Budhiati, masing-masing sebagai Anggota.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriyani Gantina menyerahkan permasalahan tersebut kepada pihak yang memiliki kewenangan. Namun demikian, meski tidak menjabarkan secara jelas, ia mengaku merasa dirugikan atas aturan yang ada.

“Keputusannya kan sudah jelas. Tinggal ditanyakan saja langsung kepada yang memiliki kewenangan. Karena saya dengan tidak dalam konteks yang disebutkan. Secara aturan saya dirugikan juga”, ujar Selly usai melakukan kunjungan kerja ke Balaikota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Senin (9/3/20).

Sebelumnya, Agus Amino yang berprofesi sebagai pegawai swasta itu melaporkan pertemuan yang dilakukan Ketua KPUD Cirebon Sopidi dengan Selly Andriyani Gantina dalam kapasitasnya sebagai calon legislatif (DPR RI) No. Urut 3 dari PDI Perjuangan daerah pemilihan VIII Jawa Barat di Hotel Luxton Kota Cirebon pada hari Jumat, 19 April 2019 silam, tepatnya beberapa hari setelah hari pemilihan umum. (Kris)