Siswa MAN IC Kota Kendari Lolos Pertukaran Pelajar ke Amerika

0
179

KENDARI.- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Kota Kendari akan mengutus siswanya mengikuti pertukaran pelajar ke Amerika Agustus mendatang.

Riqqah Puspita Dewi (Riko), siswi asal Kota Baubau ini dinyatakan lolos ke Amerika setelah mengikuti proses seleksi pertukaran pelajar pada April 2019. Pengumuman hasil seleksi terbit 22 Pebruari 2019 melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 19/YBA/GC-OUT/02/062 tentang penetapan siswa yang lolos. Riqqah Puspita Dewi dinyatakan lolos sebagai peserta Kennedy Lugar Youth Exchange and Study (YES) ke Amerika Serikat bersama Bina Antarbudaya.

Bina Antarbudaya adalah organisasi nirlaba yang merupakan mitra dari AFS Intercultural Program, Inc. yang bertanggung jawab dalam melaksanakan program-program  pertukaran pelajar seperti AFS dan YES. Setiap tahun, Bina Antarbudaya berupaya mengirim siswa-siswi terbaik Indonesia untuk ikut program pertukaran pelajar ke berbagai negara tujuan di dunia. Tahun ini, dikirim 80 (delapan puluh) siswa-siswi Indonesia sebagai peserta program YES ke Amerika Serikat.

Kepala MAN IC Kendari Abdul Basit menyambut positif terpilihnya Riqqah Puspita. “Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi MAN IC yang baru seumur jagung sudah menorehkan prestasi di level internasional,” ungkapnya di Kendari,  Sabtu (27/7).

“Tidak menjadi soal jika ananda Riko meninggalkan sekolah untuk sementara. Dengan tangan terbuka kami dari pihak madrasah pasti akan menerima kembali karena bagaimanapun juga dia masih tercatat sebagai siswa MAN IC,” tambahnya.

Kepada Riko, Basit berpesan agar tetap menjaga akhlak, nama baik madrasah serta budaya sopan dan saling menghargai.

Riko mengaku gembira dengan kelulusannya mengikuti program pertukaran pelajar ke Amerika. Sebagai persiapan,  Riko diminta mempelajari budaya Indonesia secara umum dan budaya Sulawesi Tenggara secara lebih khusus.

Di Amerika, Riko bersama peserta lainnya akan belajar banyak mengenai budaya barat dalam kaitannya dengan pendidikan. Mereka  akan mengenyam pendidikan setahun selama di Amerika. (Red)


Komentar Anda?