Silpa Tahun 2017 Turun 13,83 Persen

0
182
KOTA CIREBON- Besaran Sisa Lebih Anggaran tahun 2017 atau Silpa Pemerintah Daerah Kota Cirebon menurun 13,83 persen dibandingkan tahun 2016 lalu. Penurunan angka silpa tentu menjadi gambaran efektivitas dan maksimalnya penggunaan anggaran.

Demikian diungkapkan Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon, DR. H. Dedi Taufik, M.Si dalam Nota pengantar Jawaban terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi atas rancangan peraturan Daerah Kota Cirebon dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon, Selasa (3/7).
Dedi mengatakan Silpa turun tahun 2017 sebesar Rp. 79.094.191.342,00 dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp. 91.792.566.650,00.
“Sesuai dengan ketentuan Menteri Keuangan khususnya pada Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun ketentuan Gubernur Jabar terhadap sisa anggaran akan dialokasikan kembali dalam kegiatan yang sama. Jadi pada tahun 2018 anggaran tersebut tetap dipergunakan dalam program yang sama,” ungkap Dedi.
Dedi menambahkan pihaknya akan melakukan evaluasi masih besarnya silpa yang ada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Pihaknya akan mendorong agar penggunaan anggaran belanja berjalan sesuai target.
“Capaian belanja jangan sampai kurang bahkan bagus bila mencapai angka100 persen,” kata Dedi.
Sementara itu, Fraksi-fraksi di DPRD Kota Cirebon memberikan respon positif atas diraihnya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke Pemerintah Daerah Kota Cirebon dari Badan Keuangan Daerah (BPK). Hampir seluruh fraksi menyampaikan selamat atas keberhasilan upaya Pemerintah Daerah Kota Cirebon mempertahankan prestasi tersebut.
“Selamat kepada Pemerintah Kota Cirebon atas predikat yang dicapai WTP yang kedua kali dari BPK. Ini semua berkat kerja keras dan kerja sama kita semua,” tandas Ketua Fraksi Golkar, Andri Sulistio, SE. (Kris/Rls)


Komentar Anda?