Siaga Bencana, BMKG Manfaatkan Teknologi Satelit Cuaca

0
297

JAKARTA, INAPOS- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Asia/Oceania Meteorological Satellite User’s Conference ke-9 (AOMSUC-9) di Jakarta, 6- 11 Oktober 2018.

“AOMSUC-9 merupakan sarana penyedia dan pengguna data satellite cuaca untuk saling bertukar informasi dengan memanfaatkan dan mengembangkan teknologi satelit cuaca,”kata  Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Senin (8/10/2018).

Menurut Dwikorita, teknologi satelit cuaca ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan cuaca dan iklim sebagai langkah kesiapsiagaan dan mitigasi terhadap bencana.

Kegiatan AOMSUC-9 bertujuan mendorong partisipasi dan kerjasama negara-negara satelit dan pengguna di kawasan Asia –Pasifik,  serta meningkatkan kompetensi SDM di negara-negara berkembang dalam memanfaatkan dan menganalisa data satelit cuaca.

AOMSUC-9  diikuti provider/ penyedia dan operator satelit cuaca, ilmuwan, akademisi, peneliti muda, serta pengguna data satelit dari berbagai lembaga meteorologi dan instansi terkait di Asia Pasiflk.

Kegiatan AOMSUC-9  diakhiri dengan The Joint Meeting of RA ll WIGOS Project and RA V Task Team on Satellite Utilisation (TT-SU) for RA II and RA V NMHSs yang diselenggarakan pada tanggal 11 Oktober 2018 di gedung Serbaguna BMKG, Jakarta.

Pertemuan tersebut diikuti oleh negara-negara Asia Pasifik diantaranya Japan, China, Australia, EUMETSAT, Bahrain, Kyrgyztan, Pakistan, Bhutan, Myanmar, Mongolia, Nepal, Federated States of Micronesia, Kiribati, Samoa, Island, India, Russian Federation, French Polynesia, Maldives, Vietnam, Banglades, Cambodia, Laos, Srilanka, Thailand, Philippines, Malaysia, Brunei Darussalam, The Democratic Republic of Timor-Leste, Republic of Fiji, Independent State of Papua New Guinea, Solomon Island, Kingdom of Tonga, Republic of Palau, Tuvalu, Republic of Vanuatu, Hongkong, Republic of Singapore, dan Macao-China.(red)