Sesaat Lagi, Museum Prabu Geusan Ulun jadi Wisata Dunia

0
346

SUMEDANG, Musium Prabu Geusan Ulun, tempat tersimpannya benda-benda bersejarah peninggalan leluhur Sumedang beberapa saat lagi akan menjadi tempat wisata heritage yang mendunia.

Hal ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang yang bekerjasama dengan The Lodge Group untuk mengelola dan menata Museum Prabu Geusan Ulun tersebut.

Dilansir dari laman humas.phri-jabar.or.id museum tersebut terdapat peninggalan benda-benda bersejarah dan barang pusaka leluhur Sumedang khususnya kerajaan Sunda.

Dengan mengunjungi dan melihat fakta sejarah dari berbagai peninggalan yang tersimpan di museum ini, bahwasannya di Sumedang terdapat Kerajaan Sunda yang cukup besar.

CEO The Lodge Group, Heni Smith mengatakan pihaknya akan mengelola penuh Museum Prabu Geusan Ulun ini dengan menata kembali agar bangunan bersejarah ini dapat sentuhan yang bisa menambah nuansa dan daya tarik, terlebih mendongkrak sektor Pariwisata berbasis Budaya kearifan lokal.

“Museum ini Akan kita kelola langsung oleh The Lodge Group, dari mulai ticketing dan sebagainya. Namun tetap pihak keraton mempunyai (kewenangan) tempat disini karena kami hanya take over museumnya saja,” kata Heni saat ditemui di Museum Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Senin (23/11/2020).

Menurutnya, meski pengelolaannya akan diambil alih, namun kata Heni bentuk bangunan asli Museum Prabu Geusan Ulun ini tidak akan ada yang dirubah maupun di rombak, hal itu agar bangunan bersejarah ini dapat terjaga keasliannya.

“Renov total tidak boleh, karena kami mengikuti aturan-aturan yang sudah ada saat dan itu sudah kita diskusikan hal ini sudah di bahas,” katanya.

Kata Heni, ketertarikan terhadap Museum Prabu Geusan Ulun ini karena banyaknya peninggalan bersejarah yang dapat menarik perhatian, selain itu juga bisa mengangkat kebudayaan dan pariwisata di Kabupaten Sumedang.

“Saya ingin sampaikan koleksi ini kepada masyarakat bahwa kita memiliki heritage luar biasa, karena budaya Sunda ini artefaknya ada disini,” ucap Heni.

Bahkan kata Heni, pihaknya membutuhkan kurang lebih satu tahun agar konsep ini bisa selesai, dari mulai desain hingga penataannya ini menjadi tempat wisata heritage.

“Untuk konsepnya sendiri sudah selesai, kita tetap mengusung tema budaya (Sunda) yang kental dengan di kombinasikan dengan digital dengan ditambah sedikit modern,” ucapnya.

Rencananya pembukaan pariwisata sejarah ini akan dibuka sekaligus di resmikan pada bulan Maret 2021. Bahkan pihaknya akan mengundang dubes-dubes yang ada di Indonesia untuk datang ke museum ini. (Red)

Sumber : https://humas.phri-jabar.or.id/read/travel-ideas/2020/11/23/museum-kerajaan-sumedang-larang-bakal-ditata-menjadi-berkelas-dunia/