Sejarah Mencatat, Anjing pun Marah Saat Nabi SAW Dihina

0
509

Ummat Muslim di dunia sedang “panas”, semua berawal dari ulah seorang guru di Prancis yang dianggap telah melecehkan Nabi Muhammad Salallahu’alaihi Wassalam. Banyak kecaman yang datang dari beberapa ulama. Bahkan ribuan massa di Prancis turun jalan sebagai solidaritas terhadap guru tersebut.

Kejadian pembunuhan ini terjadi pada Jumat (16/10) bulan lalu. Pelaku penyerang kemudian dilumpuhkan oleh polisi hingga tewas di tempat di daerah permukiman di pinggiran barat laut Paris.

Situasi pun tambah memanas saat presiden Perancis justru mendukung apa yang dilakakn sang guru dengan alasan menjungjung tinggi kebebasan berpendapat.

Akan tetapi, tahukan kalian semua bahwa ada kisah yang diabadikan oleh Jamaluddin Ibrahim bin Muhammad ath Thibi. Tentang adanya seekor anjing mencabik-cabik misionaris(pendeta-red) karena Ia bicara dimuka umum menghina Nabi Muhammad SAW.

Cerita itu berawal dari Hulagu Khan (penguasa Mongol) yang memiliki seorang istri beragama Kristen. Dia sangat mencintainya dan lebih menyukainya daripada wanita lainnya. Lalu sang istri membujuk suaminya agar bisa menyebarkan agama Kristen di antara suku-suku Mongol, sehingga Hulagu membuka jalan bagi misionaris Kristen untuk menembus suku-suku Mongol menyebarkan agama Kristen.

Suatu hari sang misionaris senior pergi ke upacara seorang pangeran Mongol untuk pertobatannya menjadi Kristen. Misionaris itu mulai dengan mengutuk dan menghina Nabi Muhammad ﷺ, secara kebetulan ditempat tersebut ada seekor anjing pemburu yang diikat.

Ketika misionaris Kristen ini mulai mengutuk Nabi ﷺ si anjing tiba-tiba menggonggong tanpa henti, dia berusaha melepaskan diri dari tali pengikatnya. Dan terlepaslah, lalu menerkamnya hingga misionasi terluka. Orang-orang berusaha menyelamatkannya dan menyingkirkan anjing itu.

Beberapa hadirin ada yang berkata: “Sepertinya ini karena apa yang dia katakan tentang Muhammad”

Misionaris menjawab: “Tidak, ini terjadi karena anjing itu melihat saya menunjuk ke arahnya, jadi dia pikir saya ingin memukulnya.”

Kemudian misionaris ini mulai kembali mengutuk Nabi ﷺ , kali ini dengan kalimat-kalimat yang lebih keji dari sebelumnya. Tanpa nyana, anjing ini kembali meronta dan berhasil lepas dari ikatannya dan melompat ke atas lehernya dan segera mencabik keluar tenggorokannya dan misionaris itu mati di tempat secara mengenaskan.

Setelah melihat kejadian ini, sekitar 40.000 Mongol kembali ke Islam!

Inilah seekor anjing yang marah saat Rasulullah ﷺ dihina dan menjadi sumber hidayah kembalinya 40.000 orang Mongol memeluk Islam.
Tidakkah kamu melihat bahwa anjing-anjing itu jauh lebih baik dari mereka yang mengusung kebebasan berpendapat yang dengan mudah menghina Agama Islam bahkan Allah dan RasulNya.

Sumber :

Al- Durar al-Kaminah (Vol.3) oleh Imam Ibn Hajar (رحمه الله)

Disebutkan dalam Ad Durarul Kaminah 3/202, Al-Imam Adz-Dzahabi menyebut kisah ini dalam Mu’jamus Syuyukh 387 dengan sanad yang shahih dari Al Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani -rahimahullah-