Sandiaga Uno : FJB Bisa Menjadi Inspirasi

0
226

Inapos, Jakarta.- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menghadiri Festival Jakarta Berbakat (FJB) 2017 di Kebon Kampung Bayam, Jakarta Utara. Festival Jakarta Berbakat merupakan langkah awal pembentukan kampung bakat dan beradab yang digagas oleh Gerakan 111, khususnya di DKI Jakarta.

Gerakan Edukasi 111 merupakan 3 spirit yang mencakup spirit menolong sesama, kedua spirit membantu pemerintah, dan ketiga spirit mencintai akhirat dan surga.

Sandi menyalami warga yang sudah datang dari tadi pagi. Iringan rebana pun mengiringi sandi menuju panggung.

Setelah duduk, Sandi menyaksikan penampilan musik dari Kampung Gasong, Kuningan, Jakarta Selatan. Pembawa acara menyebut mereka yang tampil berasal dari kampung kumuh di Jakarta.

“Ini penampilan dari warga kumuh di belakang Epicentrum, Kuningan,” kata pembawa acara.

Di depan Sandi dan undangan, mereka menyanyikan lagu Surat Buat Wakil Rakyat karya Iwan Fals.

Sewaktu kampanye Pilgub DKI, Sandi mendatangi Kampung Kebun Bayam. Dia pun meresmikan kampung itu menjadi kampung kreatif Anies-Sandi.

“Ke depan, kita akan tata kampung ini menjadi kampung yang lebih baik lagi,” kata Sandi di Kampung Kebon Bayam, Minggu (12/11/17).

Dalam festival tersebut Sandi dijamu dengan beberapa bakat warga kampung bayam. Antara lain penampilan silat tapak suci tradisional, marching band dan kesenian daerah lainnya.

“Saya apresiasi sekali dengan teman-teman festival berbakat,” kata Sandi saat memberi sambutannya.

Kedatangannya juga sekaligus meresmikan Kampung Bayam yang diketahui merupakan gagasan Anies-Sandi sebagai kampung kreatif. Kampung itu juga bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat kelas bawah agar mandiri membangun ekonomi dengan membuka usaha UMKM.

“Slogannya adalah bantu pemerintah karena kedepannya kita harus bersinergi. Sudah saatnya masyarakat membantu kerja pemerintah kita, kita banyak PR nya di Jakarta, gak bisa kerja sendiri, Bantu pak Husein Murad, bantu pak Saefullah. Mari kita bantu masyarakat menciptakan lapangan kerja,” jelas Sandi.

Sandi sempat meninjau kondisi lokasi kampung bayam. Ia menelusuri gang tersebut bersama Walikota Jakarta Utara Husein Murad dan Wakil Wali kota Jakarta Utara Junaedi berserta Lurah dan Camat se-DKI Jakarta.

Politisi Gerindra tersebut melihat UMKM masyarakat yang dipamerkan diteras rumahnya. Dari pintu ke pintu para warga memiliki usaha tersendiri yakni kuliner, pernak pernik serta beberapa aksesoris lainnya.

Kampung Bayam juga membuat sistem penyulingan air bersih yang diberi nama Suling Gendut. Dengan didampingi seorang Insinyur teknik sipil asal Bandung bernama Jonhar Nasution, warga membuat sistem penyulingan untuk penyiram Kebun Bayam. Suling itu juga berguna untuk kebutuhan warga mendapatkan air besih untuk keperluan mandi, mencuci dan kakus.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi inspirasi warga Jakarta untuk menata kampungnya, Kampung Bayam sudah mulai, mari kita buat warga jakarta bergelora, Maju Kotanya, Bahagia Warganya,” harapnya. (Elwan)


Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here