Sambut Idul Adha, IHW Berhasil Ajak Mitra Luar Negeri Dalam Program Berbagi

0
51
  • Jakarta.- Indonesia masih dalam suasana pandemi corona Covid-19. Ekonomi nasional mengalami penurunan yang cukup tajam. Gejala ini terjadi diseluruh dunia, hampir tak satu negarapun
    luput dari kontraksi pertumbuhan ekonomi.

Pendapatan masyarakat juga sangat jauh menurun. Orientasi masyarakat fokus kepada belanja produk kesehatan dan memperkuat imunitas tubuh agar terhindar dari virus corona.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch (IHW) Dr. Ikhsan Abdullah dalam rangka menyambut Idul Adha 1441 H serta pelaksanaan kurban. Maka diprediksi permintaan akan hewan kurban akan jauh menurun dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, sebagai akibat dari turunnya pendapatan masyarakat.

Pada titik inilah, Indonesia Halal Watch (IHW) mengajak Mitra Pegiat Halal Luar Negeri dan kaum agnia, kaum mampu untuk tetap bersemangat berkurban sebagai wujud dari solidaritas dan kesalehan sosial kita. “Alhamdulillah IHW telah berhasil mengajak mitra luar negeri yang selama ini memiliki perhatian terhadap gerakan dan industry halal turut bergabung dalam program IHW berbagi untuk sesama dalam hari Raya Idul Adha,” kata Ikhsan melalui siaran persnya, Rabu (29/7/2020).

Kali ini, Indonesia Halal Watch menggandeng Ishihara Charity Foundation (ICF) yang memiliki andil besar pada Japan Indonesia Economic Halal Consultant Management (JPI), sebuah lembaga yang didedikasikan untuk Gerakan Halal di Jepang yang pada Desember 2019 didirikan bekerjasama dengan Indonesia Halal Watch dan bermarkas di Azabu Plaza 1 Chome 2-18 Minato City, Tokyo, Japan, Sekaligus sebagai Kantor Representatif LPPOMMUI.

Dirinya menjelaskan, “pemotongan hewan kurban Indonesia Halal Watch dan Ishihara Charity Foundation insyaAllah akan dilaksanakan mulai tanggal 31 Juli 2020 di beberapa kota di Indonesia yakni di Masjid Taqwa Lhong Raya, Jl. Malikussaleh, Kota Banda Aceh Provinsi Aceh, Masjid Dinul Qoyyimah, Sunter, Jakarta Utara, Tajug An Nur, Jagapura, Kecamatan Gegesik, Cirebon, Jawa Barat, Pati Jawa Tengah dan di Pamengpeuk Garut Jawa Barat,” pungkasnya.

Kedepan kami juga sangat berharap dapat menggandeng beberapa Lembaga Sertifikasi Halal Luar Negeri yang selama ini bermitra dengan Indonesia Halal Watch seperti Sinchung Halal for Taiwan dan Lembaga Sertifikasi Halal Luar Negeri di Korea dan beberapa di Kawasan Eropa.

“Langkah kecil yang dilakukan oleh IHW semoga dapat di ikuti oleh para agnia dan para dermawan di tanah air,” harapnya.

Dirinya menilai, apabila kesadaran ini terajut, maka dipastikan pada hari Idul Adha seluruh penduduk negeri ini dapat menikmati daging kurban. Hal ini juga sebagai bagian dari partisipasi IHW dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan melawan Covid-19.

Indonesia Halal Watch juga memberikan tata cara berkurban di masa pandemi sekaligus mengajak saudara-saudara kita yang menyembelih hewan kurban dapat juga dilakukan dengan kerjasama dengan Rumah Pemotongan Hewan (RPH), bagi yang tempat tinggalnya dekat dengan RPH.

“Sehingga mulai dari proses pemotongan sampai dengan pengolahannya dapat dijamin kebersihannya. Selanjutnya dapat membagikannya dalam bentuk daging kurban yang telah dikemas kepada mereka yang berhak dan diantar door to door kerumah-rumah saudara kita yang berhak menerima,” ucap Ikhsan.

Apabila rumah kita sangat jauh dari lokasi Rumah Pemotongan Hewan (RPH), IHW menganjurkan penyembelihan hewan kurban yang akan disembelih adalah hewan yang sehat. Dipastikan hewan kurban disembelih oleh Juru Sembelih Halal (Juleha), menyembelih hewan kurban dengan tata cara Syariah di tempat yang memiliki cukup air yang mengalir dan sanitary yang baik.

Lalu diolah, ditimbang dan dikemas untuk dibagikan kepada yang berhak langsung ke pintu-pintu saudara kita yang berhak menerima dengan tetap wajib mengikuti protokol kesehatan serta menjaga social distancing, artinya mencegah terjadinya kerumunan masa yang dikhawatirkan dapat menjadi kluster baru bagi penyebaran Covid-19.

Hal tersebut sesuai dengan anjuran MUI yang telah ditetapkan melalui Fatwa MUI Nomor 36 Tahun 2020 tentang Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Wabah Covid-19.

“Semoga dengan semangat berkurban ketahanan pangan dan gizi masyarakat semakin kuat dan sekaligus menjadi daya tahan melawan Covid-19,” tutupnya. (El)