Sambangi UMKM Mebel di Kendal, Ganjar Minta Pemilik Latih Tenaga Rumahan

0
188

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi PT INIZIO yang terus berproduksi dan melakukan ekspor selama masa Pandemi COVID-19. Kerennya lagi, orderan dari UMKM tersebut justru meningkat nyaris 30 persen.

Sabtu (3/10/2020), Gubernur Ganjar memulai aktivitas paginya dengan gowes dari rumah dinasnya, menuju ke Kabupaten Kendal. Di sana, Ia secara khusus ingin mendatangi pabrik produksi milik PT INIZIO sembari nge-vlog.

PT INIZIO sendiri merupakan pabrik furnitur, spesialisasi furnitur outdoor seperti kursi pantai, hingga kursi dan meja makan untuk luar ruangan. Semuanya, di desain khusus dan menggunakan bahan lokal.

“Pabrik kita sudah berjalan 15 tahun, 95 persen kita ekspor,” kata owner UMKM PT INIZIO, Efran kepada Ganjar.

Berkunjung selama kurang lebih 45 menit, Ganjar berkeliling menengok produksi dari furnitur outdoor yang bermaterial kayu dan plastik sintetis tersebut. Efran mengatakan, mayoritas pasar dari produknya adalah negara-negara Eropa.

“Ekspornya 72 persen ke Eropa, 18 persen Amerika, 7 persen Asia dan 3 persennya lagi Afrika. Lokal juga ada, tapi biasanya pesanan khusus hotel-hotel,” katanya.

UMKM tersebut saat ini melibatkan setidaknya 300 karyawan yang berusia sekitar 19-50 tahun. Kebanyakan, merupakan lulusan SMA/SMK. Bahkan, desainer furniturnya pabrik tersebut juga lulusan SMK.

“Desain kami khusus, asli dari putra Kendal. Kebanyakan limited (terbatas), jadi yang tahun ini sudah dibikin, tidak diproduksi lagi ganti desain baru,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Ganjar dalam kesempatan itu mengapresiasi kreativitas dari pemilik UMKM. Dengan bahan yang sederhana, didesain sedemikian rupa sehingga hasilnya menarik dan jadi incaran buyer asing.

“Ini keren, di tengah era ekonomi baru, ada Pandemi yang membuat semuanya serba sulit, ada UMKM yang justru omzetnya naik 18-20 persen,” kata Ganjar.

Ganjar juga mengapresiasi bagaimana UMKM tersebut menyerap ratusan pekerja lokal dan melatihnya. Di sisi lain, Ia  mengusulkan agar UMKM tersebut membuka pelatihan bagi masyarakat untuk bisa bekerja di rumah.

“Ini jadi pabrik ini butuh tambahan pekerja, saya usul tadi supaya merekrut dan kemudian melatih. Tetapi barang yang akan diproduksi itu bisa dibawa pulang untuk kemudian dikerjakan di rumah. Sehingga tidak penuh menumpuk di pabrik,” terang Ganjar.

Disela kunjungannya itu, Ganjar juga tak henti-hentinya untuk mengingatkan para pekerja di pabrik untuk memperhatikan jarak antara satu dengan yang lain. Ganjar pun tak sungkan untuk mengingatkan mereka dengan spontan. (RS)