Wali Kota Cirebon Drs. H Nashrudin Azis didampingi Lurah Kesenden Ruliyanto mendampingi Tim Verifikasi Penilaian Program Kampung Iklim (Proklim) di RW 04 Kebon Benteng Tengah. Kris

KOTA CIREBON.- Tim verifikasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) lakukan penilaian Program Kampung Iklim (Proklim) di RW 04 Kebon Benteng Tengah Kelurahan Kesenden Kota Cirebon, Jum’at (5/8/22).

RW 04 Kebon Benteng Tengah Kelurahan Kesenden dari total 439 peserta se- Indonesia yang terverifikasi, berada di urutan ke- 65 dengan kategori Proklim Utama.

Beberapa program yang ditonjolkan di Kelurahan Kesenden diantaranya adalah program pengelolaan sampah terintegrasi yang dilengkapi dengan Green House, Baperkam Mart, hingga Aktivasi kader.

Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis menuturkan, Pemerintah Daerah Kota Cirebon menargetkan Program Kampung Iklim (Proklim) bisa dijalankan di semua RW, sejumlah 249 RW se-Kota Cirebon.

Program hasil kolaborasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) bersama Pemda Kota Cirebon itu dinilai akan mewujudkan lingkungan yang lebih tertata dan berkeseimbangan.

“Proklim yang diterapkan di sini sangat menginspirasi. Karena dari tingkat RW bisa menyumbangkan manfaat secara luas. Kami berharap setiap RW yang ada di Kota Cirebon bisa menerapkan program ini,” kata Azis.

Ia menjelaskan, Proklim yang digulirkan di Kelurahan Kesenden perlu dicontoh oleh RW lainnya. Apabila ada RW yang akan atau sedang berupaya menerapkan Proklim, bisa komparasi ke Kelurahan Kesenden dan tidak perlu ke luar kota.

“Inilah pentingnya sinergitas dan kebersamaan antar-RW. Karena hal baik ini harus dirasakan oleh seluruh masyarakat. Bahkan bila perlu dibuat tagline dari RW 04 Kebon Benteng Tengah untuk dunia,” jelasnya.

Azis menuturkan, dari 249 RW yang ada di Kota Cirebon, sudah banyak yang mengarah untuk penerapan Proklim.

“Banyak manfaatnya. Tidak hanya sebagai mitigasi perubahan iklim, kampung juga bisa menjadi sarana edukasi dan lingkungan yang nyaman,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Ujianto Wahyu Utama, ATD., mengatakan, Proklim sebagai program nasional yang berbasis komunal masyarakat ini bisa menjadi mitigasi perubahan iklim yang dirasakan saat ini.

“Harus dilaksanakan secara masif dan bisa memperoleh predikat utama. Kemudian dipantau hingga dua tahun untuk mendapatkan predikat lestari. Saya optimis dengan semangat jajaran kelurahan dan warga bisa meraih yang terbaik,” katanya.

Sementara itu, Lurah Kesenden, Ruliyanto, S.STP., mengatakan, tim verifikasi yang datang dari DLH Jawa Barat dan KLHK ini memotivasi seluruh elemen yang terlibat.

Pihaknya kini sudah mempunyai program yang mengarah pada mitigasi perubahan iklim dan juga pengelolaan sampah yang baik.

“Kita sudah punya berbagai macam program, semoga semuanya dapat berjalan dengan baik,” paparnya.

Dirinya menegaskan, program ini harus berkelanjutan, jangan hanya pada saat penilaian saja.

“Tidak di RW 04 saja, akan tetapi kita berusaha menerapkan program ini kepada seluruh RW di Kelurahan Kesenden,” pungkasnya. (Kris)