Ruhut : Jokowi Menolak Di Kultus Individukan

0
231

BALI.- Peluncuran Buku Presiden RI berjudul ‘Kiprah Jokowi Membangun NKRI’ bukanlah sesuatu hal yang mengarah untuk meng-kultus individukan sosok Jokowi sebab dibalik kerendahan hatinya banyak yang ingin mengetahui bagaimana ucapan, pikiran dan tindakannya serta komitmennya membangun infrastruktur buat negara ini.

Hal tersebut dituturkan oleh Ruhut ‘Poltak’ Sitompul selaku Jubir Pejuang Bravo 5, yaitu salah satu organ strategis pemenangan Jokowi yang di inisiasi oleh Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan saat Sarasehan dengan tema “Potret Kerukunan Umat Beragama di Pulau Dewata Bali” dan Launching Buku Presiden RI (Kiprah Jokowi Membangun NKRI) yang digelar Pejuang BRAVO 5 di Universitas Hindu Indonesia Bali, Kamis (20/2/20).

Kultus individu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya penghormatan secara berlebihan terhadap seseorang. Hal itu pernah juga terjadi di era pemerintahan mantan Presiden Soeharto yang juga enggan di-kultus individukan saat itu.

Namun menurut Ruhut, Sejatinya Presiden Jokowi adalah figur orang Solo yang rendah hati serta bukanlah orang yang selalu ingin dipuji-puji, biarlah masyarakat yang menilai hasil karya dan kepemimpinannya untuk membawa kemajuan bangsa.

Negara ini sangat beruntung memiliki Presiden Jokowi, terbukti kerukunan umat beragama dijamin pemenuhan hak-haknya.

“Untung Jokowi menang, kalau tidak bisa amburadul, apa mau dikata lagi?”, pungkas Si Poltak Raja Minyak. (Red)