RSUD Gunung Jati Harap Pasien Lapor Saat Kejadian

0
865

KOTA CIREBON.- Terkait adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh penunggu pasien, akhirnya pihak rumah sakit angkat bicara. 

Wakil Direktur Keuangan RSUD Gunung Jati Moch. Atlantik menuturkan, pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut, karena tidak ada laporan pada saat kejadian.
“Harusnya pada saat kejadian pihak keluarga langsung lapor, karena pada saat itu pula kami langsung bertindak, jangan sudah terjadi baru lapor, itu yang membuat kami kesulitan, karena tidak adanya bukti pada saat kejadian,” tutur Atlantik saat ditemui inapos diruang kerjanya. Sabtu (17/2).
Atlantik melanjutkan, setiap kejadian yang menjadi kualitas pelayanan masyarakat harus cepat ditangani, pihaknya juga menekankan ke semua pegawai untuk mencatat semua kejadian dan dilaporkan dalam bentuk morning report.
Ia mengimbau setiap ada kejadian untuk cepat memberikan laporan, dan pihak keluarga pasien juga harus berpartisipasi, sehingga pihaknya tahu setiap kejadian yang ada.
“Kami tidak tidur, kami merawat, kami melayani, karena kami 24 jam melek untuk kepentingan masyarakat, dan sama sama memberikan informasi,” pungkasnya.
Dari informasi yang dihimpun, pihak keluarga akan melapor kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang.
Untuk diketahui, salah seorang ABG diduga menjadi korban pelecehan seksual, oleh seorang pria penunggu pasien yang belum diketahui identitasnya pada Jum’at dini hari (16/2) di salah satu rumah sakit yang ada di Kota Cirebon. (Kris).