RK Ajak Warga Untuk Gotong Royong Selesaikan Oil Spill di Anjungan Karawang

0
228

KARAWANG, inapos.com – Dalam tinjuannya langsung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ke lokasi tumpahan minyak oil spill di Anjungan Lepas Pantai YYA mengajak semua pihak untuk bergotong royong menyelesaihkan masalah di Anjungan Lepas Pantai YYA. Menurutnya, tidak ada satu orang pun yang menginginkan terjadinya musibah. Namun jika terjadi, musibah tersebut harus dihadapi dan dicari solusi terbaik bagi semua pihak.

“Dalam krisis kita tidak boleh saling menyalahkan, tapi bergotong royong untuk menanggulangi masalah ini. Karena itu, saya minta kepada semua pihak untuk saling menjaga. Jangan terprovokasi agar tetap kondusif. Saya juga titip ke TNI/Polri untuk membantu dan menjaga keadaan,” tukas Ridwan di hadapan Bupati Karawang, Rabu (7/8) kemarin.

Dalam kunjungannya tersebut, Ridwan Kamil juga ingin mengetahui perkembangan terbaru mengenai penanganan musibah tersebut. Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan Direktur Utama Pertamina EP Nanang Abdul Manaf langsung menjelaskan mengenai perkembangan terbaru penanganan musibah tersebut serta curahan hati perwakilan dari beberapa kelompok masyarakat, seperti petani tambak, nelayan, pengepul, dan pembudidaya udang.

Ridwan menekankan agar masyarakat di 12 desa terdampak tidak perlu khawatir karena Pertamina sebagai korporasi bertanggung jawab terhadap musibah ini.

“Sejauh ini kita harus menghargai upaya Pertamina. Sesuai dengan laporan yang saya terima, semua yang sifatnya kerugian, selama wajar dan apa adanya, sudah disepakati akan diganti. Saya juga meminta bupati dan jajarannya untuk proaktif membantu warganya dengan mendata seobjektif mungkin. Masyarakat juga harus melaporkan sesuai kondisi di lapangan,” imbuhnya.

Terakhir ia berpesan, dalam menindaklanjuti kompensasi untuk masyarakat terdampak, harus kembali pada nilai-nilai Pancasila, khususnya sila keempat.

“Terapkan sila keempat. Utamakan musyawarah dan gunakan perwakilan. Sampaikan keluhan melalui perwakilan kelompok masyarakat kepada pihak berwenang sehingga tetap kondusif,” pungkasnya.(red)