Ridwan Hisjam Siap Menjadi Ketum Golkar

0
248

Jakarta.- Persaingan ketat bursa Calon ketua umum (Caketum) Partai Golkar kian sengit antara petahana Airlangga Hartarto dan penantang Bambang Soesatyo. Namun ada yang menarik. Yaitu Ridwan Hisjam yang digadang sebagai kuda hitam.

Meski belum mendeklarasikan maju, kader Golkar yang tengah bekerja di Komisi VII DPR RI ini sudah menyatakan kesiapannya jika mendapat kepercayaan oleh segenap anggota Partai Beringin lainnya.

“Kalau bicara siap ya sangat siap. Tapi tergantung siapa yang milih,” kata Ridwan saat menjadi pembicara dalam diskusi bertema Menyongsong Kepemimpinan Partai Golkar di Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2019).

Dalam karirnya, Ridwan adalah mantan ketua Golkar di Jawa Timur pada tahun 2000-2004. Diketahui, di era tersebut Golkar mengalami fase yang cukup sulit.

“Saya ingat saat itu kantor Golkar dibakar, dibubarkan. Saya ketua di Jatim saat itu, Bang Akbar Tanjung ketua umumnya,” kata dia.

Dia juga menyayangkan kursi dan suara Golkar terus menurun dari periode ke periode lainnya. Terlebih di kepemimpinan Airlangga, suara dan kursi Golkar di DPR semakin turun drastis.

“Kalau ini tidak ada reformasi jilid II, nanti turun lagi separuh,” kata bekas Ketua DPD Golkar Jawa Timur ini.

Menanggapi isu kuda hitam, pengamat politik senior Margarito Kamis menilai, bila Golkar tetap berjalan seperti sekarang maka tidak akan ada pembaharuan. Dia mengaku pesimistis, dan bisa saja partai pemenang Pemilu 2019 ini semakin surut suaranya dari waktu ke waktu.

“Airlangga kemarin dalam situasi tak bagus juga. Mestinya kemarin banyak gagasan, tapi faktanya suara cuma segitu, dan sudah cukup tahu level kapasitasnya mengelola partai,” kata Margarito dalam kesempatan yang sama.

Namun, ada tidaknya kuda hitam atau Airlangga kembali maju, hal itu sah-sah saja selama dukungan murni dari akar rumput dan bukan dari sokongan Presiden.

“Apakah dicalonkan lagi ya oke saja tak masalah, tapi tak terlalu elok kalau dia maju lagi terima restu Presiden,” ujar Margarito. (Elwan)