Ribuan Warga Tandatangani Petisi Penolakan RUU PKS

0
336

KOTA SUKABUMI.- Ribuan warga dan sejumlah Ormas (Organisasi Masyarakat) di Kota Sukabumi menggelar aksi penolakan RUU (Rancangan Undang-Undang) PKS (Penghapusan Kekerasan Seksual) yang dipusatkan di Lapang Merdeka Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Sukabumi, Minggu (24/2).

Dalam aksi tersebut, ribuan massa melakukan penandatanganan petisi diatas kain sepanjang 100 meter sebagai bentuk protes atas rencana RUU PKS tersebut. Rencananya petisi ini akan disampaikan terhadap pemerintah pusat melalui salah seorang Anggota DPR-RI, Heri Gunawan.

“RUU PKS seperti gadis cantik namun begitu dibuka isinya iblis. Karena di dalamnya secara tidak tertera mengandung unsur permisif terhadap seks bebas, LGBT, abosi dan perzinahan,” kata Ketua Kebangkitan Jawara dan Pengacara (BJI) Presidium Sukabumi Raya, Budhy Lesmana.

Menurutnya secara tidak langsung Undang – undang ini membuka peluang yang bisa merusak tatatan agama norma, dan etika bangsa. Jadi perzinahan yang suka sama suka, LGBT suka sama suka dan aborsi suka sama suka tidak kena pasal pidana, ini bahaya. Intinya RUU PKS ini, tambah Budi sangat bertolak belakang dengan agama. Jadi ini meninggalkan masalah ketuhanan jadi sudah tidak ada norma.

“Saya mewakili BJI bersama 40 ormas Kota, Kabupaten Sukabumi menolak tegas, supaya UU PKS ini tidak jadi dan dihentikan. Petisi akan kita bawa ke Jakarta atau pusat melalui pak Heri Gunawan,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XI, Heri Gunawan menegaskan, ia akan mengawal aspirasi penolakan RUU PKS tersebut. Pihaknya akan memastikan Partai Gerindra tidak mendukung dan menutup rapat-rapat jika ada pasal-pasal yang memberi ruang untuk zinah, aborsi, lgbt dan seks bebas.

“Aspirasi ini akan kita bawa ke pusat dan dibahas pada masa sidang berikutnya, termasuk lembaran tanda tangan ini. Saya bersedia menerima kawan-kawan dan memperjuangkannya,” pungkasnya.(Eko Arief)