Reses DPR RI, H. Lulung Lunggana Sambangi Konstituen di Jelambar Baru

0
130

Jakarta.- Di dalam Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam satu tahun sidang waktu kerja DPR, dibagi dalam empat atau lima masa persidangan. Dalam setiap masa persidangan ini dikenal dengan istilah masa reses.

Dalam agenda reses ini salah satu Anggota DPR RI Komisi VII H. Lulung Lunggana Dapil III dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di RT 14 RW 11, Jelambar Baru, Jakarta Barat, Minggu (8/3/2020).

Dalam reses dengan puluhan warga H. Lulung menerima bermacam usulan dan aspirasi dari masyarakat, seperti akan adanya kelonjakan harga sembako dan gas elpiji. Hal itu tentu saja menjadi perhatiannya untuk dibawa dalam masa sidang nanti.

Meski dalam Komisi VII yang membidangi Energi, Riset dan Teknologi. Tidak adanya di wilayah Jakarta, tetapi H. Lulung tetap membawa aspirasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Lulung bercerita soal sepak terjangnya dalam kancah perpolitikan baik sewaktu di DPRD bahkan pindahnya dari partai PPP ke PAN.

“Jadi sewaktu saya masih di DPRD, yang sempat menimbulkan kontroversi. Apalagi menyangkut persoalan agama yang sewaktu itu dilontarkan oleh Gubernur DKI,” kata Lulung.

Ketika diwawancarai mengenai RUU Minerba yang menjadi pembahasan, Lulung berkata bahwa saat ini sedang di gagas, agar tidak adanya kekurangan gas. “Jadi produksi gas juga harus didorong, ditunjang oleh pemerintah dan produksi hulu juga harus dijaga,” ujarnya.

Dalam persoalan RUU Minerba Lulung juga menegaskan bahwa intinya dalam hal ini tidak ada mafia yang mencari kesempatan dalam RUU Minerba yang masih dalam proses.

Aktifitis Jakarta Barat Irma Windarti dalam giat Tersebut, menyampaikan terimakasihnya kepada H. Lulung, beliau mengatakan sudah benar Haji Lulung turun kemasyarakat untuk menyerap aspirasi warga masyarakat sehingga lebih dekat dan bersahabat dengan semua lapisan masyarakat menengah kebawah.

Tampak hadir dalam reses ke II ini diantaranya Camat Grogol Petamburan Drs. H. Didit Sumaryanta, Lurah Jelambar Baru Achmad Masykuri serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama. (El)