Rencana Belajar Tatap Muka, Gus Ipul Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan Ketat

0
24

KOTA CIREBON.- Rencana dimulainya kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada bulan Juli mendatang. Diharapkan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Cirebon dapat mempertimbangkan kembali. Pasalnya pelaksanaan KBM tatap muka di sekolah harus menyesuaikan kasus perkembangan covid-19 di daerah setempat.

Hal demikian disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon Syaifurrohman kepada inapos.com, Kamis (10/6/21).

Menurutnya, KBM tatap muka sangat diperlukan, akan tetapi di tengah pandemi covid-19 ini, kesehatan tenaga pengajar dan terutama siswa atau peserta didik perlu diperhatikan.

“Pendidikan dan Kesehatan ini dua hal yang sangat penting, karena pandemi covid-19 perkembangannya fluktuatif (naik turun). Kesehatan juga perlu diperhatikan,” terangnya.

Pria yang kerap disapa Gus Ipul itu menegaskan, KBM tatap muka dapat dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi dan situasi penyebaran covid-19 di masing-masing daerah.

“Kalau zona penyebarannya hijau, ya bisa dilaksanakan, itu pun juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dan persiapannya harus lebih matang,” ujar Gus Ipul.

Gus Ipul yang juga Ketua DPC PKB Kota Cirebon itu mengimbau kepada masyarakat Kota Cirebon, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, setidaknya tetap memakai masker saat keluar rumah.

Bukan hanya itu saja, Dewan Dapil Harjamukti ini meminta kepada orang tua siswa bersama menunggu KBM tatap muka diberlakukan sampai ada keputusan dari pemerintah daerah setempat.

“Kendati banyak aspirasi dari orang tua murid agar siswa dapat belajar tatap muka, tetapi Pemda Kota Cirebon masih belum akan memberlakukannya. Karena KBM tatap muka juga harus mempertimbangkan rekomendasi dari dokter anak, dan satgas setempat,” jelasnya.

Ipul berharap pelaksanaan KBM tatap muka di Kota Cirebon dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan aturan prokes covid-19. (Kris)