Relawan 01-02 Rekonsiliasi Dalam Momentum HUT RI ke-74

0
183

Jakarta.- Pendukung Capres Cawapres 01 dan 02 resmi menggelar rekonsiliasi di arena Car Free Day (CFD) Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2019). Bertepatan dengan perayaan HUT RI ke-74, mereka ingin menghilangkan istilah kampret dan cebong yang diidentikan dengan masing-masing pendukung.

Bertindak sebagai mediator acara ini adalah Ikatan Keluarga Besar Tenabang (IKBT). Dengan tema rekonsiliasi adalah ‘Anak Negeri Untuk SDM Unggul, Indonesia Maju’.

Hadir pada rekonsiliasi ini adalah perwakilan dari sejumlah organisasi yang pernah menjadi relawan 01 dan 02. Mereka adalah Komunitas Kita Tidak Takut (sebagai inisiator), Alumni SMA Jaringan Bersama Indonesia, Setya Bhakti Indonesia, Forum Indonesia Satu, Barisan Relawan Cinta Indonesia, dan Lintas Relawan Prabowo Sandi Tangerang Raya.

Ketua Panitia dan Ketua Umum Komunitas Kita Tidak Takut (KTT), Susi Ferawati, mengatakan rekonsiliasi ini digelar sebagai upaya pendukung 01 dan 02 menyatukan kembali relawan akar rumput sebagai anak bangsa.

“Yang ada adalah 03 yaitu sila ke 3 Pancasila, Persatuan Indonesia. Kami percaya bahwa dengan bersatunya semua anak negeri akan membantu program pemerintah untuk meningkatkan SDM yang unggul sehingga Indonesia bisa menjadi negara maju,” ujar Susi kepada wartaaan.

Rangkaian acara rekonsiliasi ini diisi dengan pembacaan ikrar rekonsiliasi, pemakaian kaos 03 secara simbolis oleh perwakilan masing-masing organ, kemudian dilanjutkan dengan mengadakan aneka lomba dan permainan bersama.

Mereka kemudian membacakan ikrar rekonsiliasi. Berikut isi ikrar selengkapnya.

Pertama, kami akan senantiasa setia kepada kedaulatan dan keutuhan NKRI. 

Kedua, kami bertekad untuk mempertahankan ideologi bangsa yaitu Pancasila dan UUD 1945.  

Ketiga, kami siap menjadi pionir dalam merajut kembali ke-Bhinnekaan yang tercecer pasca pemilu. 

Keempat, kami menolak segala tindakan separatis dan referendum serta perbuatan makar yang ingin memisahkan diri dari kedaulatan NKRI. 

Kelima, kami berjanji akan terus mengawal kebijakan pemerintahan yang sah untuk berpihak kepada kepentingan bangsa dan negara serta turut melakukan perwujudan SDM yang unggul untuk Indonesia Maju.

Selain itu Ketua Forum Indonesia Satu (FIS) Ir. Arief Ikhsan menuturkan, dengan adanya kegiatan rekonsiliasi ini. Maka istilah cebong dan kampret tidak ada lagi.

“Kini saatnya bersama saling merangkul demi memajukan Indonesia, dan ini akan terus kami lakukan baik dalam bermasyarakat bahkan di media sosial,” pungkasnya. (Elwan)


Komentar Anda?