Semarang.- SOS Children’s Villages baru saja merayakan hari jadi yang ke-50 tahun. Selama 50 tahun berdiri di Indonesia, keberadaan SOS Children’s Villages tak lepas dari dukungan berbagai pihak, salah satunya adalah donatur. Maka dari itu, untuk mempererat hubungan dengan para donatur dan orang-orang baik yang senantiasa mendukung SOS Children’s Villages atau yang akrab disebut dengan Sahabat SOS, Sahabat Gathering pun diselenggarakan oleh SOS Children’s Villages di Semarang. Melalui acara tersebut, Sahabat SOS diundang untuk berkunjung dan bertemu langsung dengan anak-anak serta para Ibu, mengikuti village tour, menyaksikan langsung bakat dan kebolehan anak-anak SOS, dan banyak kegiatan menarik lainnya.

SOS Children’s Villages merupakan organisasi yang fokus pada pengasuhan alternatif berbasis keluarga dan penguatan keluarga rentan, yang memiliki komitmen untuk aktif menyuarakan pemenuhan hak- hak anak Indonesia. Selama 50 tahun berdiri di Indonesia, SOS Children’s Villages memastikan anak-anak yang dibesarkan dalam pengasuhan berkualitas sehingga anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik dan peningkatan kapasitas yang mereka butuhkan. Total terdapat 1.100 anak yang kehilangan pengasuhan orang tua dibesarkan dan 6.300 anak dalam keluarga rentan didampingi SOS Children’s Villages di Indonesia.

SOS Children’s Villages di Indonesia pertama kali mendirikan village pada tahun 1972 di Lembang, Bandung, Jawa Barat. Disusul oleh pembangunan kedua di Cibubur, Jakarta pada tahun 1984 yang diikuti dengan village ketiga pada tahun 1985 di Semarang. Lalu keempat di Tabanan, Bali pada tahun 1991. Village di Flores berdiri pada tahun 1995, sedangkan di Banda Aceh, Meulaboh dan Medan berdiri pada tahun 2004. Keempat village tersebut dibagun sebagai respon dari bencana tsunami di Flores dan Aceh. Hingga saat ini SOS Children’s Villages di Indonesia sudah tersebar di 8 kota dari Banda Aceh hingga Flores.

Membawa misi SOS Children’s Villages di Indonesia, SOS Children’s Villages tidak hanya sekedar memberikan pengasuhan berbasis keluarga, tetapi juga memberikan bekal bagi masa depan anak. Melalui berbagai kegiatan dan program, SOS Children’s Villages mempersiapkan anak-anak untuk mandiri dan meraih masa depan yang cerah. Dalam mewujudkan hal itu, SOS Children’s Villages banyak bekerja sama dengan berbagai pihak, baik dari pemerintahan maupun mitra perusahaan dan individu dalam memberikan edukasi dan pelatihan di berbagai bidang bagi anak-anak dan para remaja. Selain itu juga, penggalangan dana yang dibutuhkan untuk kegiatan operasional.

“Setelah keadaan pandemi yang semakin membaik sekaligus bertepatan dengan hari jadi SOS Children’s Villages yang ke-50, Sahabat Gathering kali ini hadir sebagai bentuk silaturahmi yang sempat tertunda. Kami mengundang Sahabat SOS berkunjung dan meluangkan waktu di akhir pekan untuk bercengkrama dengan anak-anak, ibu dan keluarga besar SOS. Harapannya agar para Sahabat SOS bisa melihat secara langsung bagaimana perkembangan village kami dari waktu ke waktu, pertumbuhan anak-anak, dan prestasi yang sudah berhasil mereka capai. Tentunya semua hal itu bisa terwujud tidak luput dari bantuan tulus Sahabat SOS yang setia mendampingi,” ujar Ardik Setiawan, Village Director SOS Children’s Village Semarang.

Semua orang dari berbagai usia dan latar belakang bisa menjadi Sahabat SOS. Program Sahabat SOS adalah program untuk publik yang ingin mendukung SOS Children’s Villages di Indonesia dengan memberikan donasi berkelanjutan di setiap bulan melalui kartu kredit atau kartu debit sebagai bentuk dukungan bagi program pengasuhan alternatif berbasis keluarga yang dilakukan demi anak-anak Indonesia. Untuk menjadi Sahabat SOS dapat dengan mudah dilakukan yaitu dengan mengunjungi booth-booth SOS Team Hero atau Fundraiser SOS yang tersebar di pusat perbelanjaan di beberapa kota di Indonesia.

Untuk mendaftar, persyaratan yang dibutuhkan adalah mengisi formulir dan juga menyertakan nomor KTP dan nomor kartu rekening untuk persyaratan perbankan perdebitan. Hal ini dilakukan karena SOS Children’s Villages menerapkan No Cash Policy dimana Fundraiser dilarang menerima donasi berupa uang tunai dari publik. Selain untuk alasan keamanan dan kenyamanan donatur, hal ini juga dilakukan untuk menjamin transparansi dalam pengumpulan donasi karena setiap transaksi tercatat oleh bank. Semua data yang masuk, langsung diterima oleh SOS Children’s Villages dan diproses oleh tim khusus database untuk kemudian diteruskan kepada bank.
Ibu Tunjung, yang sudah 13 tahun menjadi Sahabat SOS dan hadir di acara Sahabat Gathering pada Sabtu lalu, pun menyampaikan pesan dan kesannya selama ini. “Awalnya saya ingin berkontribusi untuk kehidupan anak-anak yang kurang beruntung di Semarang, lalu berkunjunglah saya ke SOS Children’s Villages. Kesan yang saya lihat waktu saya berkunjung untuk pertama kali 13 tahun yang lalu itu adalah anak-anak di sini terlihat sehat dan bahagia. Selain itu, kehidupan mereka di sini seperti kehidupan keluarga normal, meskipun secara hubungan darah mereka tidak memiliki ikatan biologis, tapi secara emosional mereka terlihat saling terikat. Kehidupan anak-anak di sini terjamin dan terawat. Maka dari itu, hati saya tergerak untuk membantu mereka agar selalu bisa hidup dengan layak, nyaman dan memastikan mereka mendapatkan hak mereka, sehingga di masa depan mereka pun bisa merancang kehidupan yang lebih baik lagi.”

Di masa depan, SOS Children’s Villages berharap untuk dapat terus membangun keluarga yang kuat dan penuh kasih sayang bagi anak-anak yang ditinggalkan, rentan, dan kehilangan pengasuhan orang tua. Kami juga akan selalu siap mendukung pemberdayaan masyarakat dan merespon kebutuhan pengembangan sosial bagi kelompok masyarakat yang rentan dengan berbagai program yang bertujuan menguatkan keluarga dan mencegah keterpisahan anak dengan keluarga.

Tentunya dengan dukungan Sahabat SOS, kami yakin kami bisa menjalankan visi dan misi serta program kerja yang kami bangun demi masa depan anak-anak Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai SOS Children’s Villages di Indonesia dan Sahabat SOS bisa mengunjungi https://www.sos.or.id/dukungan-anda . Kita hadir #BersamaUntukAnak, karena Anak Indonesia adalah Anak Kita.