Sukabumi.- Menjelang pergantian tahun baru Kota/Kabupaten Sukabumi sedang dilanda bencana alam yang menyebabkan tanah longsor, pohon tumbang dan rumah ambruk disebabkan hujan deras disertai angin kencang.

Dalam beberapa bulan terakhir ini sering terjadi bencana alam, seperti tanah longsor dan pohon tumbang ditiga titik yang berbeda. Berikut rangkuman kejadian pergerakan tanah seperti longsor yang terjadi yakni jalan Palabuhan Ratu kilometer 14 tepatnya di kampung Cikawini, Desa Pasir Suren, Kecamatan Palabuhan Ratu merupakan jalan Provinsi longsor terjadi sekitar pukul 03.45 WIB, Jumat (18/12/2020) dengan kedalaman 5 meter dan panjang 10 meter.

sementara itu jalan longsor terjadi juga di jalan Loji, Kecamatan Simpeunan menuju kawasan destinasi wisata Puncak Darma Geopark, Ciletuh Palabuhan Ratu.

Sementara titik longsor juga terjadi di jalan Loji Kecamatan Simpenan, pada hari Rabu 16 Desember-2020 menuju kawasan destinasi wisata Geopark Nasional, Ciletuh Palabuhan Ratu.

Bencana longsor juga terjadi di Desa Giri Mukti, Kecamatan Ciemas dengan panjang 10 meter sampai 40 meter.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Inapos.com bencana longsor dan pohon tumbang disebabkan terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya.

Kondisi ruas jalan yang amblas ini membuat Kepala Desa Pasir Suren, Enjang khawatir di karenakan pagar pembatas jalan terbawa material longsoran tanah, dengan kedalaman 5 meter.

Kepala Desa Pasir Suren, Kecamatan Palabuhan Ratu, Enjang mengatakan, “longsor terjadi pada hari Jumat sekitar Pukul 03.45 pagi WIB, amblasnya jalan tersebut di sebabkan hujan deras mengguyur Kota Palabuhan Ratu dan sekitarnya, dengan kondisi jalan amblas tersebut membuat warga menjadi was-was,” ungkapnya

Kemarin pihak Dinas terkait, lanjut Enjang sudah meninjau ke lokasi longsor pihaknya juga sudah memasang pembatas di sepanjang jalan yang longsor, serta memasang garis penanda adanya longsor agar pengendara roda dua maupun roda empat berhati-hati saat melintas dan saat melintas kami melakukan dengan memakai sistem tutup buka.

“Dalam hal ini saya selaku Kepala Desa Pasir Suren kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi agar secepatnya memperbaiki jalan yang amblas tersebut, tidak harus menunggu waktu lama
karena di khawatirkan terjadi kecelakaan lalu lintas,” pungkas Kades. (Ajid)