Puluhan Rumah Disapu Angin Puting Beliung

0
255

KOTA SUKABUMI.- Dampak angin puting beliung yang terjadi di Kelurahan Cipanengah Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, tidak hanya merobohkan atap bangunan kios bakso milik Maz Faiz di Jalan Pelabuhan II saja, akan tetapi tiupan angin kencang yang terjadi Jum’at (22/2/19) sore kemarin itu, juga menumbangkan pohon karet kebo di sekitar halaman Gedung Korpri dan pohon durian hingga menghantam rumah salah seorang warga yang lokasinya berdekatan di belakang Gedung Korpri tersebut.

Iman (45) pemilik rumah mengatakan, pada saat peristiwa itu terjadi, ia sedang berada di tempat kerja namun sejumlah anggota keluarganya berada didalam rumah yang tertimpa pohon setinggi kurang lebih 30 meteran tersebut. Menurut informasi, sebelum pohon durian yang berdiri tegak didepan rumahnya itu ambruk, anggota keluarganya sudah berhasil keluar dari dalam rumah untuk menyelamatkan diri.

“Saat kejadian, saya berada di tempat kerja, lalu mendengar kabar dari anggota keluarga saya, bahwa rumah saya tertimpa pohon durian, beruntung semua anggota keluarga yang waktu itu ada didalam rumah, berhasil menyelamatkan diri,” katanya.

Ia mengaku pasrah setelah mengetahui rumah tinggalnya roboh dan mengalami rusak berat akibat tertimpa pohon. Namun ia berharap agar pemerintah segera melakukan tindakan dan membantu meringankan biaya perbaikan rumah yang sudah dihuni selama puluhan tahun tersebut.

“Alhamdulilah anggota keluarga kami tidak ada yang menjadi korban, namun kerusakan rumah terjadi pada genteng, gensol baja ringan dan perabot dapur karna tertimpa rerentuhan pohon durian,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Lembursitu, Nuraeni Komarudin menyebutkan, sebayak kurang lebih 40 rumah warga yang ada di wilayah Rt 02, 03 dan 04 Rw 04 Kelurahan Cipanengah yang turut turut terdampak dan mengalami kerusakan akibat disapu angin puting beliung tersebut, rata – rata mengalami kerusakan di bagian atap rumah.

“Setelah dilakukan pengecekan dilapangan, kami menemukan 40 rumah warga mengalami kerusakan, namun dari puluhan rumah warga tersebut, hanya rumah milik Pak Iman yang dikatagorikan rusak berat, sementara yang lainnya hanya rusak ringan,” paparnya.

Puluhan petugas gabungan yang berasal dari Polsek, Pol PP serta BPBD yang tengah melakukan evakuasi secara maksimal serta sekaligus menghitung kerugian yang di alami oleh 40 warga tersebut diperkirakan mencapai Rp 30 juta, dan sebasar Rp 10 juta diantaranya dialami oleh Pak Iman tersebut.

“Dari ke 40 warga tersebut, kerugian terbesar dialami oleh Pak Iman, dan untuk sementara waktu bantuan yang kami berikan hanya sebatas nutrisi serta terpal plastik,” ungkap Nuraeni saat dikonfirmasi via seluler Jum’at (22/2/19) malam kemarin. (Eko Arief)