Inapos.com, Karawang.-Ribuan massa gruduk PT Honda Precision Part Manufacturing (HPPM) yang berlokasi di Kawasan Indotaise sektor 1A blok S, Desa Kalihurip, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang-Jawa barat.

Massa yang terdiri dari warga Desa Kalihurip, Desa Dawuan, Karang Taruna, LSM GMBI, LSM BARAK dan beberapa Organisasi kepemudaan lainnya menuntut agar PT HPPM lebih memprioritaskan warga asli lingkungan perusahaan (Cikampek-red)untuk dapat bekerja diperusahaan tersebut, Senin (7/1/2019).

Sempat tidak kondusif, hentakan dan teriakan ribuan massa mewarnai aksi demo. Bahkan, agar dapat merangsek masuk kedalam halaman perusahaan. Para peserta aksi demo menjebol pintu pagar utama perusahaan hingga roboh.

Setelah melakukan mediasi selama lima jam lebih antara perwakilan peserta aski demo dengan pihak PT HPPM. Menghasilkan kesepakatan bahwa pihak perusahaan akan memprioritaskan warga sekitar untuk bekerja.

“Semua tuntutan kami Insya Allah di kabulkan, 21 orang akan di angkat menjadi karyawan tetap. Nanti pihak kepolisian akan memfasilitasi pihak perusahaan dengan Bupati agar tidak lagi ada putus kontrak, karena itu amanat UU No 59 tahun 2003,” ujar Deden Darmansah, salah satu perwakilan peserta aksi demo.

Kepada awak media. Deden juga mengatakan, PT HPPM telah menyimpang dari Undang-undang nomor 13 tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan bahwa dalam pekerjaan pokok tidak boleh di kontraktualkan. Atas dasar itu, warga mengepung PT HPPM.

“Sesuai Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2011, penempatan tenaga kerja lokal Karawang sebanyak 60 persen, dan dari luar Karawang 40 persen,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Barak Indonesia D Sutejo mengatakan, keikutsertaannya dalam aksi tersebut untuk memperjuangkan hak warga sekitar PT HPPM.

“Kita mendukung masyarakat agar bisa bekerja. Nanti satu komando penerimaan tenaga kerja oleh kepala desa, tidak ada bendera yang lain,” timpalnya.

Sementara, sampai berita ini dinaikan pihak perusahaan tidak dapat dikonfirmasi untuk dimintai penjalasan ataupun komentarnya terkait aksi demo tersebut.(Rif)